Analisis Kesalahan Pelafalan Bahasa Korea oleh Mahasiswa Jurusan Bahasa Korea Universitas Gadjah Mada Tahun Ajaran 2012 Perubahan Posisi Konsonan Akhir
KARTIKA TANJUNG K, Th.A.Rencidiptya.G.F, S.S
2015 | Tugas Akhir | D3 BAHASA KOREA SVTugas Akhir ini berjudul Analisis Kesalahan Pelafalan Bahasa Korea oleh Mahasiswa Jurusan Bahasa Korea Universitas Gadjah Mada Tahun Ajaran 2012 : Perubahan Posisi Konsonan Akhir dengan objek 20 mahasiswa jurusan Bahasa Korea Universitas Gadjah Mada tahun ajaran 2012. Tugas Akhir ini menjelaskan mengenai bentuk bentuk kesalahan pelafalan yang sering dilakukan oleh mahasiswa Bahasa Korea Universitas Gadjah Mada, khususnya perubahan posisi konsonan akhir yang terbagi atas tiga perubahan, yaitu perubahan posisi konsonan akhir di langit langit depan menjadi konsonan bibir, perubahan posisi konsonan akhir di langit langit depan menjadi konsonan langit langit lunak dan perubahan posisi konsonan akhir di bibir menjadi konsonan langit langit lunak. Berdasarkan hasil pengolahan data, diperoleh hasil mahasiswa jurusan Bahasa Korea banyak melakukan salah pelafalan jika melafalkan perubahan posisi konsonan akhir di bibir menjadi konsonan langit langit lunak. Faktor penyebab salah pelafalan adalah menerapkan kaidah pelafalan bahasa Indonesia saat pelafalan bahasa Korea dan kurangnya latihan serta kurang dalam pembelajaran bahasa Korea mengenai kaidah pelafalan di Universitas Gadjah Mada dan hal hal yang lain.
This graduation paper entitled The Error Analysis of Pronunciation Korean Language By Students Major on Korean Language Universitas Gadjah Madas at 2012 : Changes the Position of the Last Consonant. Object of this study is 20 Korean language student on Universitas Gadjah Mada at 2012. This study explains the common pronunciation errors that are made by the Korean language students on UGM, especiallyabout changesin the position of the last consonant. Changes the position of the last consonant is devided into 3 types. Changes the position of the last consonant in the soft palate into consonant lips, changes the position of the last consonant in the soft palate into consonant palate, and changes the position of the last consonant in the lips into consonant palate. The data analysis reveals that the Korean language students are likely to mispronounce changes in the position of the last consonant on the lips into consonant palate. The casual factors of this pronunciation errors are Korean language students still transfer and use the Indonesian language pronunciations rules when enunciating Korean words and not enough practice about Korean language pronunciations rules when studying Korean language in Universitas Gadjah Mada.
Kata Kunci : Analisis, Kesalahan, Pelafalan Bahasa Korea