RASIO LIKUIDITAS, PROFITABILITAS, DAN SOLVALBILITAS PERUSAHAAN SEKTOR KONSTRUKSI (Perbandingan antara PT Waskita Karya (Persero) Tbk dengan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk)
AHMAD JAFAR, Drs. Nova Perwira Yuda, M.Si.
2015 | Tugas Akhir | D3 MANAJEMEN SVLaporan keuangan tahunan yang diterbitkan oleh perusahaan merupakan sumber informasi yang penting bagi pihak investor, kreditur, bahkan bagi pihak manajemen untuk mengetahui kinerja perusahaan. Rasio keuangan merupakan alat analisis yang dirancang untuk membantu pihak yang memiliki kepentingan dalam mengevaluasi laporan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja perusahaan berdasarkan rasio likuiditas menggunakan alat analisis current ratio dan quick ratio. Rasio solvabilitas melalui debt to total asset ratio dan debt to equity ratio. Kemudian rasio profitabilitas menggunakan Net Profit Margin, Rerturn on Asset, dan Return on Equity. Pengamatan dilakukan pada perusahaan sektor konstruksi yaitu PT Waskita Karya (Persero) Tbk. Data yang digunakan pada penelitan ini, diperoleh dari laporan keuangan yang telah diaudit tahun 2009 sampai 2014. Hasil perhitungan dari rasio keuangan kemudian dianalisis menggunakan analisis time series berdasarkan data historis perusahaan dan analisis perbandingan dengan perusahaan sejenis yang pada penelitian ini dipilih PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Waskita adalah perusahaan yang likuid, namun sebelum perusahaan go public likuiditas perusahaan lebih rendah dibandingkan dengan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. Perusahan merupakan perusahaan yang solvabel, namun pembiayaan perusahaan melalui hutang lebih besar (risiko perusahaan tinggi) dibandingkan dengan perusahaan pembandingnya. Profitabilitas perusahaan lebih tinggi pada tingkat penjualan tertentu (ROE) untuk menghasilkan keuntungan bagi perusahaan, sedangkan perusahaan pesaing memiliki profitabilitas yang lebih tinggi pada tingkat penjualan (Net Profit Margin) dan penggunaan aset (ROA) tertentu dalam menghasilkan laba bersih bagi perusahaan.
Financial report published by the corporate is an important information for investor, creditor, and management. Financial ratio is an analytical tool designed to assist those who have an interest in evaluating the financial statements. This study aims to determine the company's performance through the analysis of liquidity ratios (current ratio and quick ratio), solvency (debt to total assets ratio and debt to equity ratio), and profitability (Net Profit Margin, Return on Asset, dan Rerturn on Equity). Observations were made on the construction sector companies namely PT Waskita Karya (Persero) Tbk. The data used in this research were obtained from audited financial statements of 2009 to 2014. The results of the calculation of financial ratios are then analyzed using time series analysis based on historical data and cross sectional analysis (with similar companies) that is PT Wijaya Karya (Persero ) Tbk. Results from this study indicate that the company (Waskita) is liquid, but before the company listed in Bursa Efek Indonesia the corporate liquidity is lower than PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. The company is solvable, but the financing this company through a debt is more greater (high-risk companies) than the comparison company. Corporate profitability at the level of certain sales to generate profits (ROE) for the company is more greater than PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, but the company's competitors have higher profitability at the level of sales (Net Profit Margin) and use of certain assets (ROA) in generating net income.
Kata Kunci : rasio keuangan, likuiditas, solvabilitas, profitabilitas