MAKNA PUISI HAWAMISYU ALA DAFTARI AL-HAZIMATI 1991 DALAM ANTOLOGI PUISI AL-AMALU AL-KAMILATU KARYA NIZAR QABBANIY : ANALISIS SEMIOTIK RIFFATERRE
HILLANDO PASYOLA, Zulfa Purnamawati, S.S., M.Hum.
2015 | Skripsi | S1 SASTRA ARABNizar Qabbaniy adalah seorang penyair Arab modern berkebangsaan Suriah. Karya sastra yang banyak ia ciptakan adalah puisi. Nizar banyak menulis puisi-puisi tentang nasionalisme, politik, dan cinta. Salah satu karyanya yang bertemakan politik adalah Hawamisyu ala Daftari al-Hazimati 1991 dalam antologi puisi al-Amalu al-Kamilatu. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna puisi Hawamisyu ala Daftari al-Hazimati 1991 dalam antologi puisi al-Amalu al-Kamilatu dengan menggunakan analisis semiotik yang dikemukakan oleh Riffaterre, yaitu dengan ketidaklangsungan ekspresi dan pembacaan semiotik yang terdiri atas pembacaan heuristik dan pembacaan hermeneutik. Ketidaklangsungan ekspresi dilaporkan dalam pembacaan hermeneutik. Dari hasil analisis dapat diketahui bahwa puisi Hawamisyu ala Daftari al-Hazimati 1991 berisi tentang Perang Teluk yang terjadi pada tahun 1991 di Kuwait. Perang ini telah direncanakan atau diatur dengan baik oleh suatu pihak yang ingin menguasai negara-negara Arab. Perang Teluk ini mengakibatkan banyak korban jiwa dan membuat bangsa Arab merasa sangat putus asa karena mereka tidak mempunyai kekuatan untuk melawan. Kekalahan dalam Perang Teluk tersebut bukan hanya milik Irak, tetapi kekalahan tersebut merupakan kekalahan seluruh bangsa Arab.
Nizar Qabbaniy is a modern Arabian poet with Syrian nationality. A lot of literary wich created is poetry. Nizar wrote poems about nationalism, politics, and love. One of his poems wich talk about politics is Hawamisyu ala Daftari al-Hazimati 1991 in the poetry anthology al-Amalu al-Kamilatu. This study aims to reveal the meaning of poetry Hawamisyu ala Daftari al-Hazimati 1991 in the poetry anthology al-Amalu al-Kamilatu using semiotic analysis by Riffaterre, by indirection and semiotic readings consist of heuristic reading's and hermeneutic reading's. Indirection is reported in hermeneutic reading. From the analysis, Hawamisyu ala Daftari al-Hazimati 1991 contains the Gulf War 1991, in Kuwait. This war has been planned or set up by a person who want to dominate Arabia. The Gulf War caused alot of victims and Arabians felt so desperate because they did not have the strength to rise againts. Defeat in the Gulf War is not only belong to Iraq, but defeat of the whole of Arabia.
Kata Kunci : Kata kunci : puisi, Nizar Qabbaniy, al-Amalu al-Kamilatu, perang 1991, semiotik.