Laporkan Masalah

Uji Analgetika Ekstrak Etanol 70% Bunga Mawar (Rosa damascena Mill.) pada Mencit Betina Balb/C

DESY NATALIA CHRISTY, Prof. Dr. Sugiyanto, SU., Apt.

2015 | Skripsi | S1 FARMASI

Indonesia adalah negara yang kaya akan keanekaragaman hayati. Rosa damascena Mill.merupakan tanaman yang dapat dengan mudah ditemukan di Indonesia. Sejauh ini,bunga mawar (Rosa damascene Mill.) hanya dimanfaatkan sebagai kosmetik.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek analgetika sentral dan perifer dari ekstrak bunga mawar (Rosa damascene Mill.). Penelitian ini menggunakan metode Hot Plate untuk mengetahui efek analgetika sentral dan metode geliat untuk mengetahui efek analgetika perifer dari ekstrak Rosa damascena Mill.. Analisis yang digunakan untuk metode Hot Plate adalah uji Mann-Whitney untuk kedua sampel yang tidak terdistribusi normal dan tidak homogen serta One-WayANOVA untuk sampel yang terdistribusi normal dan homogen.Metode geliat menggunakan analisis uji One-Way ANOVA karena varian antar kelompok sama dan distribusi datanya normal. Hasil yang didapat pada metode geliat menunjukkan bahwa mencit yang diberikan ekstrak bunga mawar pada dosis 1mg/20gram BB mencit, 10mg/20gram BB mencit, dan 22mg/20gram BB mencit memiliki jumlah geliat yang lebih sedikit dibandingkan dengan kelompok kontrol pelarut namun tidak lebih sedikit dibandingkan dengan kelompok parasetamol dengan dosis 0,93mg/20gram BB mencit. Analisis dengan taraf kepercayaan 95% menunjukkan bahwa perbedaan jumlah geliat masing-masing kelompok tidak signifikan. Peningkatan selisih waktu reaksi (waktu reaksi menit ke t- waktu reaksi normal) nampak pada metode Hot Plate yang sebanding dengan peningkatan dosis ekstrak bunga mawar. Pengujian menggunakan One-Way ANOVA dan Mann-Whitney dengan taraf kepercayaan 95% menunjukkan perbedaan selisih kelompok tidak bermakna. Oleh karena itu, dapat dikatakan ekstrak bunga mawar dengan dosis yang diujikan tidak memiliki efek analgetika yang bekerja secara perifer maupun sentral.

Indonesia is a country with a high biodiversity. Rosa damascena Mill. is a plant that can be easily found in Indonesia. So far, roses have been used for cosmetics. The aim of this study was to find out central and peripheral analgesic effects of Rosa damascena Mill. extract. This study used Hot Plate method to find out central analgesic effect and Writhing method to find out peripheral analgesic of Rosa damascena Mill. extract. Analysis that used for Hot Plate method were Mann-Whitney for the data which were not normally distributed and One-Way ANOVA for normally distributed data. Analysis that was used for Writhing method was One-Way ANOVA because variance between groups was same and the data were normally distributed. In Writhing method, the result showed that mice which were given 1 mg/20 gram mice weight, 10 mg/20 gram mice weight, and 22 mg/20 gram mice weight rose extract had fewer writhing response than control group but not more than 0,93 mg/20 gram mice weight paracetamol group response. Analysis with 95% level of confidence showed that there was no significant difference in writhing response between group. In Hot Plate method, the data showed an increase of reaction time differences (reaction time t - normal reaction time) which was proportional with increase of roses extract dose. Analysis with One-Way ANOVA and Mann-Whitney with 95% level of confidence showed that there was no differences response between group. In conclusion, roses extract with tested dose did not have central and peripheral analgesic effect.

Kata Kunci : analgetika, mawar, hotplate, geliat