EVALUASI TATA RUANG TANGGUH BENCANA, KAMPUNG NGAMPILAN, KOTA YOGYAKARTA
MEGA KUSUMA DEWI, Dr. Ir. Dwita Hadi Rahmi, M.A.
2015 | Skripsi | S1 PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTATata ruang tangguh bencana merupakan sebuah konsep baru dalam hal ketangguhan bencana. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan usulan metode dalam menilai ketangguhan tata ruang terhadap bencana. Penelitian ini menggunakan metode berdasarkan elaborasi beberapa teori dan peraturan yang terkait dengan pencegahan bencana. Analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis mengenai tata ruang, analisis ketangguhan dan analisis kebencanaan. Usulan metode yang dilakukan kemudian diaplikasikan kedalam kasus Kampung Ngampilan. Pemilihan lokasi ini dikarenakan Kampung Ngampilan merupakan kampung paling padat di Kota Yogyakarta berdasarkan buku Ngampilan Dalam Angka (2014). Penelitian ini menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi berdasarkan elemen ketangguhan pada metode penilaian tata ruang tangguh bencana. Metode ini diaplikasikan di Kampung Ngampilan dengan melihat keadaan eksisting. Setelah itu, keadaan tata ruang Kampung Ngampilan dibandingkan dengan standar kriteria, sehingga menghasilkan kesimpulan evaluasi penilaian tata ruang tangguh bencana di Kampung Ngampilan.
Disaster resillient spatial layout is a new concept in terms of resillience to disaster. This research has an objective to propose a method for assessing the disaster resillient of spatial layout in a district. This research use method based on elaboration of some theories and regulations related with disaster prevention. The analysis in this research are space layout analysis, resillience analysis and disaster analysis. Method which proposed then appplicated in case of Kampung Ngampilan. Kampung Ngampilan was selected because Kampung Ngampilan is the most dense kampung in Yogyakarta. this research uses observation, interview and documentation of resillience elements on methods for assessing disaster resillient spatial layout. This method applicated in Kampung Ngampilan then comparated with criteria standards, resulted in conclusion of assessment evaluation of disaster resillient spatial layout in Kampung Ngampilan.
Kata Kunci : Kata kunci: tata ruang, ketangguhan, kebencanaan, tangguh bencana, Kampung Ngampilan.