Analisis Fasilitas Pejalan Kaki dengan Menggunakan Metode Pedestrian Los Visual
DWI DANANG WICAKSONO, Nursyamsu Hidayat, ST., MT., Ph.D
2015 | Tugas Akhir | D3 TEKNIK SIPILYogyakarta adalah kota pelajar dan kota wisata yang banyak akan para pendatang. Banyaknya pendatang membuat perkembangan di Yogyakarta menjadi pesat dalam berbagai hal. Kendaraan termasuk perkembangan yang ada di Yogyakarta, untuk menahan nilai kemacetan banyak universitas yang memberi peraturan dilarang membawa kendaraan ke area kampus. Adanya peraturan tersebut membuat pejalan kaki di Yogyakarta bertambah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keadaan trotoar/sidewalk yang berada di Yogyakarta apakah sudah sesuai dengan standar dan syarat kenyamanan dan keamanan pejalan kaki. Dalam penelitian ini digunakan metode baru,yang diperoleh dari penggabungan metode pedestrian LOS Gallin dan metode pedestrian LOS Jaskiewicz. Langkah penelitian ini dengan menentukan beberapa sampel trotoar yang akan dianalisis dan kemudian mengamati trotoar secara langsung dan diberikan skor terhadap setiap aspek penelitian. Setelah itu, total skor dihitung kemudian dilakukan penilaian terhadap trotoar tersebut. Hasil pembahasan penelitian, trotoar Jalan Sudirman adalah trotoar dengan tingkat kenyamanan paling tinggi dengan bobot nilai 119 dan trotoar Jalan Brigjen Katamso dengan tingkat kenyamanan paling buruk dengan bobot penilaian 75. Yogyakarta masih perlu adanya perbaikan atau penambahan fasilitas demi kenyamanan dan keamanan para pengguna trotoar/sidewalk yang membutuhkan.
Yogyakarta is a university town and tourist city that many would be migrants. The number of migrants making rapid progress in Yogyakarta become in many ways. Vehicles including developments in Yogyakarta, to hold the value of the congestion many universities that provide rules prohibited from bringing vehicles to the campus area. The regulation makes pedestrians in Yogyakarta increases. This study aims to determine the state of the sidewalk located in Yogyakarta is in conformity with the standards and requirements of comfort and safety of pedestrians. In this study used a new method, which is derived from the incorporation of methods pedestrian LOS Gallin and methods pedestrian LOS Jaskiewicz. This study measures to specify some sidewalk samples to be analyzed and then observing the sidewalk directly and given a score for each aspect of the study. After that, the total score is calculated and then carried out an assessment of the sidewalk. Discussion of the results of research, Jalan Sudirman is sidewalk with the highest level of comfort with the weight value 119 and sidewalk Jalan Brigjen Katamso with the worst level of comfort with a weight rating of 75. Yogyakarta is still need for improvement or addition of facilities for the convenience and safety of users sidewalk requiring.
Kata Kunci : Pejalan kaki (Pedestrians), trotoar (sidewalk), pengamatan visual (visual observation)