Dampak Program Pemberdayaan Usaha Garam Rakyat Terhadap Pendapatan Petambak Garam Di Desa Sawojajar Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes
BRIFNITA KARLINA R., Ir. Hery Saksono, M.A.; Suadi, S.Pi., M.Agr.Sc., Ph.D.; Ir. Supardjo, SD., SU.
2015 | Skripsi | S1 MANAJEMEN SUMBER DAYA PERIKANANPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) pelaksanaan program Pemberdayaan Usaha Garam Rakyat (PUGAR) pada aras desa, 2) mendeskripsikan metode pungutan garam rakyat sebelum dan setelah program PUGAR, dan 3) menganalisis dampak PUGAR terhadap pendapatan petambak garam di Desa Sawojajar. Lokasi penelitian dipilih dengan metode purposive sampling (sengaja, dengan kriteria tertentu), sedangkan responden petambak garam dipilih menggunakan multistage random sampling (acak sederhana bertingkat). Pertama, sampel kelompok, adalah 50% dari jumlah kelompok PUGAR tahun 2011 (6 dari 11 kelompok) dan 50% dari kelompok PUGAR 2012 (4 dari 9 kelompok). Kedua, sampel petambak garam, diambil lima orang dari tiap kelompok. Jumlah responden sebanyak 50 orang. Pengumpulan data lapangan dilakukan pada bulan Februari - Maret 2013. Hasil penelitian menunjukkan 75% petambak garam berpendapat bahwa pelaksanaan PUGAR di Desa Sawojajar telah sesuai dengan pedoman pelaksanaan PNPM Mandiri Kelautan dan Perikanan. Metode pungutan garam sebelum dan setelah program PUGAR sama, yaitu menggunakan metode maduris dengan jarak pungutan 7-10 hari. Pendapatan sesudah ikut PUGAR (tahun 2012) meningkat dibandingkan sebelumnya (tahun 2009), dengan peningkatan sebesar 46,18%, yaitu dari Rp.8.429.124,00 menjadi Rp.12.321.960,00.
This research aim to : 1) investigate the implementation of "Salt Peasant Empowerment Programme" (Pemberdayaan Usaha Garam Rakyat/PUGAR) at the village level, 2) describe salt peasant collections techniques before and after the PUGAR, and 3) analyze impacts of PUGAR to salt peasant income. Research location was selected by purposive sampling method, while salt peasant respondent by multistage random sampling. The first step was to selected a group sample, i.e : 50% of salt peasant group who participated in the PUGAR in 2011 (6 of 11 groups) and 2012 (4 of 9 groups), respectively. Second step was to choosed salt peasant sample, i.e : five people from each group. Data collection conducted in February - March 2013. The results showed that 75% of salt peasant argue that implementation of the PUGAR at Sawojajar in accordance with concept and technical guidelines from the Ministry of Marine and Fisheries. Salt collection techniques applied by salt peasant at Sawojajar, before and after PUGAR, unchanged, i.e used maduris method. By this method, salt was collected every 7-10 days. The salt peasant income increased by 46.18% from 2009 to 2012, or from Rp.8,429,124.00 to Rp.12,321,960.00.
Kata Kunci : Program PUGAR, pendapatan petambak garam, Kabupaten Brebes.