Studi Fasies Gunung Api Purba Daerah Banyuasin Separe dan Sekitarnya, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah.
ADE BUDHI ICHSANSYAH, Agus Hendratno, S.T. M.T.
2015 | Skripsi | S1 TEKNIK GEOLOGIDaerah Banyuasin Separe merupakan daerah yang termasuk ke dalam Kompleks Pegunungan Kulon Progo yang memiliki aktivitas vulkanisme Tersier. Kompleks Pegunungan Kulon Progo memiliki 3 pusat gunung api. Menurut Setiadji dan Watanabe (2009), urutan gunung api dari yang tertua hingga termuda yaitu Gunung Ijo, Gunung Gajah, dan Gunung Menoreh. Daerah Penelitian memiliki luasan sekitar 63 kilometer persegi yang berada pada sayap barat Gunung Gajah dan Gunung Menoreh. Berdasar fasies model yang diacu dari William dan McBirney (1979), Bogie dan Mackanzie (1998), dan Bronto (2010), daerah penelitian berada fasies Proksimal Gunung Gajah dan fasies Proksimal Gunung Menoreh. Pengelompokkan fasies ini mengacu kepada analisis Morfologi melalui DEM maupun karakteristik litologi . Berdasarkan integrasi data lapangan, analisis petrografi, dan geokimia dengan metode XRF, aktivitas vulkanisme Gunung Gajah bersifat lebih basa dibandingkan aktivitas vulkanisme Gunung Menoreh yang terdapat pada daerah penelitian. Vulkanisme Gunung Gajah menghasilkan erupsi efusif berupa aliran lava andesit basaltik yang kaya akan mineral piroksen dan adanya intrusi samping berjenis basalt. Aktivitas vulkanisme Gunung Menoreh menghasilkan erupsi efusif yang ditandai dengan aliran lava yang awalnya banyak mengandung piroksen pada bagian selatam dan berganti menjadi mineral hornblenda pada bagian utara daerah penelitian karena akibat proses diferensiasi magma.
Bayuasin Separe is area which included of Kulon Progo volcanic complex. Kulon Progo volcanic complex are formed by Tertiary magmatuc activity and had three eruption centers. Based from Setiadji and Watanabe (2009), sequence of the oldest eruption center until youngest eruption center in Kulon Progo is Ijo Ancient Volcano, Gajah Ancient Volcano, and Menoreh Ancient Volcano. Research area has 63 kilometers of range and located in west flank of Gajah Mountain and Menoreh Mountain. Based from facies model by William and McBirney (1979), Bogie and Mackanzie (1998), and Bronto (2010), research area included proxymal facies of Gajah and Menoreh Ancient Volcanoes. The grouping based from morphologu analysis and interpretation of lithology characterization. Based from integration a field data, petrography analysis, and XRF analysis, Gajah Ancient Volcano had more basaltic characterization than Menoreh Ancient Volcano. Gajah Ancient Volcano produced effusive eruptions that form lava flows who rich of pyroxene and plagioclase, and also produced basalt dike intrusion. Menoreh Ancient Volcano produced effusive eruption and produced lava flows who rich of pyroxene and plagioclase, in south of field area then changed to lava flow who rich of hornblende in north area becaused by differentiation magma activation.
Kata Kunci : Fasies vulkanik, Loano, Fasies Proksimal, Gunung Gajah, Gunung Menoreh