EVALUASI JENIS POHON BERDASARKAN TINJAUAN FUNGSI DAN MODEL ARSITEKTUR DI WAHANA EDUKASI TAMAN KELINCI AMBARAWA, SALATIGA
LAXMI SYIFA ARIFAH, Ir. Dwi T. Adriyanti, M.P.; Atus Syahbudin, S.Hut., M.Agr., Ph.D.
2015 | Skripsi | S1 KEHUTANANRekreasi dapat dibagi menjadi dua golongan, yaitu: rekreasi di dalam bangunan (indoor recreation) dan rekreasi di alam terbuka (outdoor recreation). Rekreasi di alam terbuka diyakini dapat memberikan pengalaman baru dan dapat menyehatkan jasmani maupun rohani. Guna meningkatkan fungsi kawasan outdoor recreation diperlukan penataan kawasan wisata yang lebih baik. Salah satu aspek penting yang harus diperhatikan dalam penataan kawasan wisata yaitu pemilihan jenis. Pemilihan jenis sebaiknya mempertimbangkan model arsitektur dan fungsinya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi jenis dan model arsitektur pohon dan mengevaluasi pohon berdasarkan fungsinya. Penelitian dilakukan pada bulan Oktober-November 2014 di Wahana Edukasi Taman Kelinci, Ambarawa Salatiga. Cara penelitian yang dilakukan adalah menjelajahi lokasi penelitian secara keseluruhan, mengidentifikasi jenis pohon, meginventarisasi pohon dari tingkat hidup sapihan, tiang dan pohon dengan sensus 100%, dan mengevaluasi setiap jenis pohon berdasarkan fungsi area. Evaluasi dilakukan dengan cara membagi kawasan menjadi beberapa area sesuai dengan fungsinya. Data dan hasil evaluasi dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil inventarisasi menunjukkan bahwa di lokasi penelitian diperoleh 16 jenis pohon dalam 14 famili dengan 7 model arsitektur pohon. Model arsitektur pohon yang dijumpai yaitu: Aubreville, Corner, Petit, Rauh, Roux, Scarrone, dan Troll. Beberapa jenis pohon yang ada kurang sesuai dengan fungsinya. Oleh karena itu, penggantian jenis yang diusulkan disesuaikan berdasarkan fungsi dan model arsitektur pohonnya.
Recreation can be grouped into two types, indoor recreation and outdoor recreation. Outdoor recreation is believed to provide new experiences and improve the physical and mental health. In order to improve the function of outdoor recreation area, the management of tourism area is required. One of important aspects that should be considered in management of tourism area is species selection. Species selection should consider the architecture models and its function. The objective of study is to identify species and architecture models of tree and to evaluate them based on their function. Research was conducted on October and November 2014 at Wahana Edukasi Taman Kelinci, Ambarawa Salatiga. The methods used were exploring, identifying tree species, inventorying tree by 100% census from level of sapling, pole, and tree and evaluating each species based on areal function. Evaluation was done by dividing the area into several areas based on its function. Data and results were analyzed by descriptive qualitative evaluation. The inventory results show that 16 species in 14 families with 7 models of tree architecture were obtained in the study area. The tree architecture models found are: Aubreville, Corner, Petit, Rauh, Roux, Scarrone, and Troll. In this study we found that some species of trees are not suitable with its function. Species replacement proposed in tree areas are adjusted based on the function and model of tree architecture.
Kata Kunci : kawasan wisata, Wahana Edukasi Taman Kelinci, model arsitektur pohon, jenis pohon, evaluasi pohon