Laporkan Masalah

Studi komparasi sektor unggulan di kawasan cepat tumbuh :: Gerbang Kertosusila Tahun 1996-2001

RUDYANTI, Ribkah Christiana Suwarni, Drs. A. Budi Purnomo, MA

2003 | Tesis | Magister Ekonomika Pembangunan

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sektor unggulan dan perturnbuhan ekonomi Kota Surabaya yang kemudian dikomparasikan dengan Kabupaten Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Sidoajo dan Lamongan. Penelitian ini di harapkan dapat dijadikan sebagai pedoman dalam menentukan kebijakankebijakan pembangunan dengan menekankao pada sebr+ktor wig& sehiingga dapat berpengaruh terhadap percepatan pertumbuhan dan peningkatan pendapatan masyarakat . Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang berupa data runtut waku selama periode tahun 1996-2001, yaitu mencakup data Produk Domestik Regional Bnrto ( PDRB ) Propinsi Jaw Timur atas dasar harga konstan 1993, PDRB Kota Surabaya, PDRB Kabupaten Gresik, PDRB Kabupaten Bangkalan, PDRE3 Kabupaten dan Kota Mojokerto, PDRB Kabupten Sidoarjo dan PDRB Kabupaten Lamongan yang semuanya atas dasar harga konstan tahun 1993. Metode Analisis yang digunakan adalah Sh@-S/iure, Locution Quofient (LQ), Dynamic Locution Quotient (DLQ), Model Rasio Pertumbuhan (MRP), UverZay, Connecfrori Quofrerzf (CQ) dan Indeks Total Keunggulan Daerah dan Total Sh@ Slurre. Hasil dari penelitian ini adalah Kota Surabaya diklasifikasikan sebagai daerah yang cepat berkembang, karena memang menjadi pusat pertumbuhan dan memiliki sektor industri pengolahan, sektor listrik, gas dan air bersih, sektor perdagangan, hotel dan restoran, sektor pengangkutan dan komunikasi, sektor keuangan, persewaan dan jas% serta sektor jasa-jasa, Kabupaten Gresik adalah sektor pertambangan dan penggalian, sektor industri pengolahan, sektor listrik, gas dan air bersih, sektor konstruksi dan sektor keuangan, persewaan dan jasa, Kabupaten Bangkalan adalah sektor pertanian, sektor industri pengolahan, sektor 1istriK gas dan air bersih dan sekor konstruksi, Kabqten Mojokerto adahh sew pertanian, sektor konstruksi dan sektor jasa-jasa, Kota Mojokerto adalah sektor listrik, gas dan air bersih dan sektor pengangkutan dan komunikasi, KabupQten Sidoarjo adalah sektor perdagangan, hotel dan restoran, dan Kabupaten Lamongan sektor pertanian dan sektor pengangkutan dan komunikasi

This research is aimed to identi@ the economic base and ecoltomic developmeni of Sllrabaya regency than compare it with Gresik regency, Bangkalan regency, Mojokerto regency, Sidoarjo regency and Lamongan regency. Hopefully this research can be used to plan development policy by focusing on basic sector to have endorsement for economic growth acceleration and income improvement. The data used in this research is secondary data which consist of time series data in a period of year 1996-2001 covering of Gross Regional Domestic Product (GDRP) data of East Java province, GDRP data of GresB regency, GDRP data of Bangkalan regency, GDRP data of Mojokerto regency, GDRP data of Sidoaxjo regency and GDRP data of Lamongan regency, all of data based on the constant price of 1993. The analysis methods used are Shift-Share analysis, Location Quotient (LQ) analysis, Dynamic Location Quotient (DLQ) analysis, Growth Ratio Method (MEW) analysis, Klassen Typology analysis, Regency Base Total Index (ITKD) analysis and Shift-Share Total (TSS) analysis. The result of this research shows that Surabaya regency is classified as regency of rapidly growth that has industrial sector and trade sector as economic base of industrial sector, electricrty, gas and pure water sector, trade, hotei and restaurant sector, transportation and communication sector, finance, rental and service sector, and services sector. Gresik regency is classified for mining and quaryng sector, industry sector, electricity, gas and pure water, construction sector and finance, rental & service sector. Bangkalan regency is classified for agriculture sector, industry sector, electricity, gas and pure water sector, and construct sector. Mojokerto regency is classified for agriculture sector, construct sector and services sector, Mojokerto urban area is classified for electricity, gas and pure water sector and transportation and communication sector. Sidoarjo regency is classified for trade, hotel and restaurant sector while Lamongan regency for agnculture sector and transportation and communication sector

Kata Kunci : Sektor Unggulan,Pertumbuhan Ekonomi


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.