Laporkan Masalah

Struktur dan keterkaitan agroindustri bagi perencanaan pembangunan Provinsi Sulawesi Utara :: Analisis tabel input-output regional 1988 dan 1999

ADAM, Ardiansyah, Prof.Dr. Dibyo Prabowo, MSc

2003 | Tesis | Magister Ekonomika Pembangunan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui angka pengganda output, angka pengganda pendapatan dan angka pengganda tenaga kerja serta keterkaitan antarsektor pada masing- masing sektor di Provinsi Sulawesi Utara. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui sektor apakah yang bisa dijadikan sebagai sektor unggulan dalam kebijakan makro terutama sektor agroindustri di Provinsi Sulawesi Utara.. Adapun wilayah yang dijadikan obyek penelitian adalah wilayah Provinsi Sulawesi Utara. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data permintaan dan penawaran, data output domestik dan data nilai tambah bruto menurut sektor ekonomi di Provinsi Sulawesi Utara tahun 1988 dan 1999. Data tersebut diperoleh dari Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Utara dan dari Bappeda Provinsi Sulawesi Utara. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis input-output . Hasil Penelitian menunjukkan bahwa sektor peternakan mempunyai nilai keterkaitan ke belakang baik langsung, tidak langsung maupun total yang paling tinggi dalam sektor agroindustri baik tahun 1988 maupun tahun 1999. Sektor kehutanan menunjukkan nilai keterkaitan ke depan langsung yang paling tinggi dalam sektor agroindustri baik tahun 1988 maupun tahun 1999. Sektor tanaman perkebunan menunjukkan nilai keterkaitan ke depan tidak langsung yang paling tinggi dalam sektor agroindustri baik tahun 1988 maupun tahun 1999. Secara total, sektor tanaman perkebunan mempunyai keterkaitan ke depan total yang tertinggi pada tahun 1988 namun pada tahun 1999, keterkaitan ke depan total yang tertinggi adalah sektor kehutanan. Angka pengganda output sektor agroindustri yang paling berpotensi untuk menopang pertumbuhan sektor agroindustri di Provinsi Sulawesi Utara tahun 1988 maupun tahun 1999 adalah sektor peternakan. Angka pengganda pendapatan sektor agroindustri yang paling tinggi di Provinsi Sulawesi Utara tahun 1988 dan 1999 adalah sektor peternakan. Angka pengganda kesempatan kerja sektor agroindustri yang paling tinggi di Provinsi Sulawesi Utara tahun 1988 maupun tahun 1999 adalah sektor tanaman perkebunan.

This research attempts to ana lyze the output, income and employment multiplier and the between-sectors linkage in North Sulawesi Province. This research also attempts to analyze which sector is the superior sector especially in agro-industry sector in North Sulawesi Province. The object of this research is North Sulawesi Province. The data used in the research are demand and supply data, domestic output data, and gross value added data by economic sector in North Sulawesi Province in the year 1988 and 1999. These data was obtained from central board of Statistics North Sulawesi Province and Bappeda North Sulawesi Province. The analysis method applied in this research is input-output analysis. The result of research shows that animal husbandry sector has the highest direct, indirect and total backward linkage in agro- industry sector both in 1988 and 1999. Forestry sector has the highest direct forward linkage in agro-industry sector both in 1988 and 1999. Totally, garden plant sector has the highest total forward linkage in agro- industry sector in 1988 but in 1999, the highest total forward linkage is in forestry sector. The highest output multiplier that suport agro-industry sector in North Sulawesi Province in the year 1988 and 1999 is animal husbandry sector. The highest income multiplier of agroindusty sector in North Sulawesi Province both in the year 1988 and 1999 is husbandry sector. The highest employment multiplier of agroindusty sector in North Sulawesi Province both in the year 1988 and 1999 is garden plant sector.

Kata Kunci : Perencanaan Pembangunan,Agroindustri


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.