Peranan Alumni pada Dinamika Organisasi Keagamaan di Tingkat SMA (Studi Kasus Peranan Alumni dalam Organisasi Kesatuan Pelajar Muslim Depok)
RONI RIZKY HALOMOAN LUBIS, Prof. Dr. Partini SU
2015 | Skripsi | S1 SOSIOLOGIABSTRAK Pendidikan dan pengembangan diri seorang pelajar dapat dilakukan dengan cara formal dan informal. Berorgansasi adalah metode informal bagi seorang pelajar untuk mengembangkan kapasitas intelektual, emosional dan spiritual yang ia miliki. Salah satu organisasi tersebut adalah Rohani Islam (Rohis). Di kota Depok, provinsi Jawa Barat pada tahun 1999 beberapa rohis SMA Negeri menginisiasi sebuah organisasi yang bernama Forum Aliansi Pelajar Muslim Depok (FAPD) sebagai wadah tempat berkumpulnya pelajar muslim di kota Depok. Sekarang FAPD telah berganti nama menjadi Kesatuan Pelajar Muslim Depok (KPMD). Organisasi KPMD mengadakan berbagai acara dan kegiatan untuk internal organisasi dan pelajar muslim kota Depok. Perkembangan dan kesuksesan KPMD, dapat dilihat dari banyaknya kegiatan yang dilaksanakan, keikutsertaan pelajar dalam berbagai kegiatan peran aktif alumni KPMD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengapa organisasi KPMD dapat berkembang di kota Depok dan sejauh mana peran modal sosial alumni dalam perkembangan KPMD, serta mengetahui apakah terdapat faktor selain alumni di luar organisasi yang memengaruhi perkembangan KPMD. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Sedangkan pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara mendalam dan observasi kepada para aktor-aktor yang terlibat. Selain mendapatkan informasi dari sumber primer, penelitian ini juga didukung oleh sumber sekunder seperti dokumen-dokumen. yang berkaitan dengan penelitian dan lain sebagainya Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendukung KPMD berasal dari pelajar dan instansi. Dukungan para pelajar kota Depok kepada KPMD dapat dilihat dari kehadiran pelajar dalam berbagai kegiatan yang diadakan KPMD. Selain itu dukungan moril datang dari para pelajar yang tergabung dalam OSIS atau ekstrakurikuler sekolah dalam bentuk bantuan publikasi kegiatan yang dilakukan KPMD. Sementara dukungan yang datang dari instansi terdiri dari berbagai cara. Pengurusan perizinan, peminjaman tempat, pelatihan hingga pendanaan. Dukungan tersebut diantaranya datang dari: Dinas Pendidikan Kota Depok, Pemerintah Kota Depok, DKM (Dewan Kesejahteraan Masjid) Masjid Baitul Kamal, Majelis Ulama Indonesia Kota Depok, DKM Masjid Al Muhajirin dan Yayasan AISI. Sementara peran modal sosial alumni dalam KPMD dipengaruhi oleh nilai ketarbiyahan yang di miliki oleh alumni. Tipologi modal sosial yang dimaksud dalam perspektif tarbiyah adalah: Qiadah wal Jundiyah (Pemimpin dan Pasukannya), dimana semangat amal bersama dalam organsasi dijalankan dengan berdasarkan ketaatan pada keputusan Syuro (musyawarah). Kepercayaan dalam Bingkai Persaudaraan yang hadir dikarenakan adanya sikap jujur yang menimbulkan kepercayaan antar aktor yang terlibat dan membuahkan Ukhuwah Islamiah (persaudaraan Islam) serta Jaringan Dakwah Pelajar dimana pelajar menyediakan dukungan massa, moral, materil dan politik yang dibutuhkan KPMD untuk eksistensi mengembangkan organisasi.
ABSTRACT Education and personal development of a student can be done by means of formal and informal. Berorgansasi is an informal method for a student to develop the capacity of intellectual, emotional and spiritual that he had. One such organization is Rohani Islam (Rohis). In Depok, West Java province in 1999 several Rohis SMA initiated an organization called the Muslim Student Alliance Forum Depok (FAPD) as a gathering place for Muslim students in the city of Depok. FAPD now been renamed the Unity of the Muslim Student Depok (KPMD). KPMD organization held a variety of events and activities for Muslim students organization's internal and Depok. The development and success KPMD, can be seen from the many activities carried out, the participation of students in various activities of alumni KPMD active role. This study aims to determine why the organization can thrive KPMD in Depok and the extent of the role of social capital in the development of alumni KPMD, and determine whether there are factors other than alumni of outside organizations that influence the development KPMD. The method used in this study is a qualitative method. While the data collection was done by conducting in-depth interviews and observations to the actors involved. In addition to getting information from primary sources, this research is also supported by secondary sources such as documents. related to research and so forth The results showed that the supporting KPMD comes from students and institutions. Support students to KPMD Depok city can be seen from the presence of students in various activities held KPMD. Besides moral support came from the students who are members of the student council or school extracurricular activities in the form of aid that do KPMD publication. While the support that came from the agency consists of a variety of ways. Licensing, lending the place, training up funding. The support of them come from: Department of Education Depok, Depok City Government, DKM (Mosque Welfare Council) Masjid Baitul Kamal, the Majelis Ulama Indonesia Depok, DKM Al Muhajirin and AISI Foundation. While the role of social capital is affected by the alumni in KPMD tarbiyah value that is owned by the alumni. Typology of social capital as defined in tarbiyah perspective is: Qiadah wal Jundiyah (Leader and his army), where the spirit of charity together in a run organization with strict adherence to the decision by the Syura� (consultation). Belief in Frame Brotherhood present due to an honest attitude that engenders trust between the actors involved and produce Ukhuwah Islamiah (Islamic brotherhood) and Student Propagation Network where students provide mass support, moral, political and material required for the existence of developing organizational KPMD.
Kata Kunci : KPMD, Alumni, Rohis, Student, Social Capital and Tarbiyah