Implementasi Metode Pembelajaran dan Program-Program Pembelajaran Khusus di Sekolah Inklusi SMP Tumbuh Yogyakarta
RECHIKA KHAIRUNISA, Drs. Soeprapto, SU.
2015 | Skripsi | S1 SOSIOLOGIPendidikan merupakan hal yang bisa dikatakan kebutuhan pokok untuk masyarakat dunia dan masyarakat Indonesia khususnya pada saat ini. Pendidikan bisa ditempuh dengan pendidikan formal maupun non-formal. Pendidikan non-formal bisa dilakukan di luar lembaga sekolah, sedangkan pendidikan formal dilakukan di bangku sekolah. Banyak sekolah yang mencoba menawarkan metode pembelajaran dan mencanangkan banyak program-program khusus sekolah mereka yang bisa lebih mengajak siswa untuk aktif. Dari sekian banyak sekolah swasta dan yayasan atau negeri yang mencoba menawarkan metode dan program khusus sekolah mereka salah satunya adalah SMP Tumbuh Yogyakarta. SMP Tumbuh Yogyakarta merupakan sekolah yang baru berdiri tahun 2011 di bawah Yayasan Edukasi Anak Nusantara (YEYAN) dan menjadi satu dengan manajemen Sekolah Tumbuh Yogyakarta. Pada penelitian ini, peneliti memfokuskan pada apa saja metode pembelajaran dan program-program yang dimiliki oleh SMP Tumbuh Yogyakarta serta bagaimana implementasi metode pembelajaran dan program-program khusus di SMP Tumbuh. Serta melihat interaksi antara guru, murid, dan tanggapan dari orang tua siswa/i. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Lokasi penelitain dilakukan di SMP Tumbuh Yogyakarta, serta pada saat diadakan program leadership camp di Ratu Boko, dan SD Tumbuh 1 Yogyakarta pada saat dilakukan wawancara dengan salah satu orang tua murid siswa. Penelitian ini menggunakan data primer yang didapatkan dari observasi, wawancara, dan studi pustaka. Di sini dapat disimpulkan bahwa SMP Tumbuh Yogyakarta adalah suatu sekolah inklusi, di mana sekolah inklusi adalah lembaga pendidikan yang harus bisa memberikan pendidikan untuk seluruh orang dengan latar belakang apa pun. Baik ekonomi, budaya, agama, ras, suku, bahkan kemampuan anak. SMP Tumbuh mencoba memberikan metode pembelajaran dan program-program khusus SMP Tumbuh sebagai alternatif pembelajaran melalui metode pembelajaran dan program-program mereka. Adapun hasil penelitian ini adalah dalam mengimplementasikan metode dan program mereka, SMP Tumbuh Yogyakarta melakukan inovasi dan kreasi terhadap kurikulum yang ada dimasukkan ke dalam kegiatan di dalam jam sekolah maupun saat berkegiatan di luar sekolah. Dengan demikian, peserta didik merasa senang dan tidak terbebani saat mereka menerima materi pengajaran, guru berhak memberikan modifikasi metode pembelajaran kepada siswa selama itu masih memiliki nilai yang sama dengan SMP Tumbuh Yogyakarta, banyak faktor pendukung dan kendala yang masih dihadapi SMP Tumbuh Yogyakarta dalam mengimplementasikan metode pembelajaran dan program-program mereka. Serta meskipun terdapat ABK di dalam SMP Tumbuh namun baik dari siswa regular maupun guru tidak melakukan intimidasi/bullying pada anak-anak yang berkebutuhan khusus karena sudah ada assessment di awal.
Education is a basic need for world's people society and include for Indonesia's people society. Education can be through with formal education and non-formal education. Non-formally education can be through in outside school institution, while formally education can be through in school institution. Many school try to offers learning methods and make a lot of school programming from their school institution and encourage students for active. From many schools foundation or public schools try to offer their learning methods and special learning programs, one of them is SMP Tumbuh Yogyakarta. SMP Tumbuh Yogyakarta is a new foundation school, built on 2011 below Yayasan Edukasi Anak Nusantara (YEYAN) and include with management Sekolah Tumbuh Yogyakarta. From this research, a researcher focus with learning methods and learning programs in SMP Tumbuh Yogyakarta and also implementation learning methods and learning programs in SMP Tumbuh Yogyakarta. Researcher also seeing interact between teachers and students and opinion from student's parents In this research, we're using qualitative research method with descriptive approach. Research's location in SMP Tumbuh Yogyakarta, collect observation's data their programs leadership camp in Ratu Boko Temple, and also in SD Tumbuh 1 Yogyakarta's library when interviewing with one of student's parent. This research, using primary data collected from observation, interviewing, and literature review. We can conclude, SMP Tumbuh Yogyakarta is a inclusion school. Inclusion school is educational institution, who should be able to giving education for all people with various backgrounds. From economics, religions, ethnics, or students with special needed. Different backgrounds from economic, cultural, religion, ethnic, even from student ability. SMP Tumbuh try to giving learning methods and special learning programs as an alternative learning by their learning methods and their learning programs. Result of this research SMP Tumbuh for implementing their learning methods and their learning programs, giving innovation and creation with curriculum and collaborating in their activities at the time of lesson or during outdoor activities. Therefore, students feel happy when they are receive lesson from their teacher. Teacher also can modified leaning methods to students as long as similar with school's value. SMP Tumbuh also have supporting factors and obstacles when implementing their learning methods and their learning programs. Altought SMP Tumbuh has ABK's students, but from regular students and teachers did intimidation or bullying to students with special needed because they have assessment before registered as a student of SMP Tumbuh Yogyakarta.
Kata Kunci : Implementasi, Metode Pembelajaran, Program Khusus, Sekolah Inklusi