Laporkan Masalah

ASSOCIATION BETWEEN LOW BIRTH WEIGHT AND SPEECH DELAY RELATED TO SENSORINEURAL HEARING LOSS IN CHILDREN: A STUDY IN SARDJITO HOSPITAL FROM 2009 TO 2013

ANNYSA AYU MARTINA, dr.Retno Sutomo,Sp.A(K)., Ph.D; dr.Eggi Arguni, Sp.A., M.Sc., Ph.D

2015 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTER

Latar Belakang: Gangguan perkembangan bicara telah menjadi salah satu gangguan perkembangan yang paling dikhawatirkan karena memengaruhi perkembangan sosial dan emosional, perlikau, perhatian, dan pencapaian akademik pada jenjang kehidupan selanjutnya. Tuli sensorineural dikatakan sebagai salah satu penyebab dari telatnya bicara karena kurangnya input bahasa sehingga tidak memberikan stimulus yang cukup untuk anak agar dapat berbicara. Berat badan lahir rendah dianggap memiliki hubungan dengan tuli sensorineural karena anak dengan berat badan lahir rendah rentan terhadap kerusakan sistem saraf. Metode: Studi ini merupakan studi case-control dengan menganalisis rekam medis. Berat badan lahir rendah diteliti secara retrospektif pada setiap kelompok. Proporsi dari berat badan lahir rendah di setiap kelompok dibandingkan dengan uji chi square untuk melihat signifikansinya. Kekuatan hubungan dinyatakan dengan odds ratio dan C195%. P-value kurang dari 0.05 dianggap signifikan secara statistik. Hasil: Berat badan lahir rendah ditemukan pada 22 dari 83 kasus (26.5%) dan pada 11 dari 83 kontrol (13.3%), yang berbeda secara statistik. OR=2,36, Cl95%=1,06-5,25 dan p=0,032 Kesimpulan : Berdasarkan pada studi yang dilakukan, dinyatakan bahwa ada hubungan antara berat badan lahir rendah dan tuli sensorineural yang disebabkan oleh telatnya berbicara.

Background: Speech delay has become one of the most concerned delevopmental delays since it affects social and emotional development, behavior, attention, and academic achievement on the later stage of life. Sensorineural hearing loss is said to be one of the cause of speech delay due to lack of language input that it cannot give enough stimuli for children to produce speech. Low birth weight is considered to have association with sensorineural hearing loss since children with low birth weight are prone to have nervous system (brain) defects. Method: The study design is a case-control study by analysing the medical records. The low birth weight was traced retrospectively in each group. The proportion of low birth weight in each group was compared using chi square test for their significance. Strength of association was expressed in odd ratio and Cl95%. A p-value less than 0.05 were considered statistically significant. Result: Low birth weight was found in 22 of 83 cases (26,5%) and in 11 of 83 controls (13,3%) which were different statistically. OR=2,36, Cl95%=1,06-5,25 and p=0,032 Conclusion: Based on the study, there is association between low birth weight and speech delay related sensorineural hearing loss.

Kata Kunci : Low birth weight, risk factor, speech delay, sensorineural hearing loss