Laporkan Masalah

RANCANG BANGUN PENGKONDISI ISYARAT ALAT UKUR LAJU ALIRAN SYRINGE PUMP DENGAN METODE MOVING AVERAGE

PRAYADI SULISTYANTO, Ir. Oyas Wahyunggoro, M.T., Ph.D ; Dr.Eng. Adha Imam Cahyadi, S.T., M.Eng

2015 | Tesis | S2 Teknik Elektro

Peralatan medis memerlukan perawatan preventif secara berkala. Hal ini bertujuan untuk mendukung keselamatan pengguna peralatan medis. Sebuah kasus yang umum adalah kerusakan pada syringe pump. Kerusakan pada perangkat elektronik syringe pump sangat membahayakan para pengguna syringe pump. Unit elektromedis melakukan pengecekan laju aliran syringe pump dengan menggunakan gelas ukur atau tabung reaksi yang tingkat keakuratannya kecil sedangkan BPFK melakukan kalibrasi hanya satu tahun sekali. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kinerja tapis moving average dalam rancang bangun alat ukur laju aliran syringe pump. Alat ukur ini terdiri atas tiga bagian, yaitu : unit input tersusun atas dua tombol navigasi dan sensor load cell SEN128A3B, unit pengolah yang tersusun atas mikrokontroler Arduino Uno dan Amplifier INA125, unit output berupa LCD. Pengolahan isyarat load cell dilakukan dengan menggunakan metode Moving Average, yaitu: Simple Moving Average, Weighted Moving Average dan Exponential Moving Average. Pencarian Titik referensi atau titik acuan menggunakan metode Simple Moving Average Tingkat Dua dan metode Weighted Moving Average Tingkat Dua karena titik referensi membutuhkan nilai data yang linear. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa sistem yang dibuat dalam penelitian ini memiliki galat rata-rata 10,026 % dengan menggunakan Weighted Moving Average, sedikit lebih baik dari penggunaan Simple Moving Average dengan galat rata-rata 10,028 %.

Medical equipment needs periodic maintenance for safety reason, especially on syringe pump. Electronic circuit fault on syringe pump is very dangerous for users. Electro medic unit officers usually check syringe pump's flow rate by measuring the cup or test tube, which has inaccurate result. BPFK usually calibrates it just once a year. The research aims to compare the performance of moving average filters in designing signal conditioner for syringe pump's flow rate measurement. The instrument contained input unit with two navigation buttons and load cell SEN128A3B sensor, Arduino Uno microcontroller as processing unit, Amplifier INA125, and output unit in the form of LCD. As a processing of load cell signal was Moving Average filters consisted of: Simple Moving Average, Weighted Moving Average dan Exponential Moving Average. For reference point, a second level Simple Moving Average and Second Level Weighted Moving Average methods were used due to the linear data. Experiment results show that the Syringe pump's signal conditioner of instrument for flow rate using Moving Average Filter with Weighted Moving Average Method has an average error of 10.026%, a bit better than with Simple Moving Average Method which has an average error of 10.028%.

Kata Kunci : alat ukur laju aliran, syringe pump, load cell ,titik referensi, Metode Moving Average