Identifikasi sektor dan subsektor basis di Kabupaten Musi Rawas pasca pemekaran daerah
ISKANDAR, Efridal, Dr. Masykur Wiratmo, MSc
2003 | Tesis | Magister Ekonomika PembangunanPenelitian ini berjudul identifikasi sektor dan subsektor basis di Kabupaten Musi Rawas pasca pemekaran daerah, adapun penelitian ini bertujuan, yaitu: pertama; mengidentifikasi sektor dan subsektor basis yang dapat dikembangkan dan menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Musi Rawas pasca pemekaran daerah, kedua; untuk mengetahui deskripsi kegiatan ekonomi di Kabupaten Musi Rawas berdasarkan kriteria pertumb uhan dan kontribusi pasca pemekaran daerah, ketiga; untuk mengetahui gambaran pola dan struktur pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Musi Rawas pasca pemekaran daerah. Pendekatan yang digunakan adalah pertama; Analisis Location Quotient, kedua; Analisis Model Rasio Pertumbuhan (MRP), ketiga; Analisis Overlay, keempat; Analisis Klassen Typology dan kelima; Analisis Shift-Share Klasik. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder, yaitu: data PDRB Kabupaten Musi Rawas dan PDRB Propinsi Sumatera Selatan periode 1994-2002 atas dasar harga konstan 1993. Dari hasil analisis diketahui bahwa sektor dan subsektor basis di Kabupaten Musi Rawas pasca pemekaran daerah adalah sektor pertanian dan subsektor basis adalah subsektor tanaman bahan makanan, tanaman perkebunan, peternakan dan hasilnya, kehutanan, penggalian, lembaga keuangan non bank, dan pemerintahan umum. Sektor yang memberikan kontribusi dan pertumbuhan terbesar dalam pembentukan PDRB Kabupaten Musi Rawas Pasca pemekaran daerah adalah sektor pertanian. Adapun hasil analisis Klassen Typology subsektor yang maju dan cepat tumbuh pasca pemekaran daerah adalah subsektor tanaman bahan makanan
This study entitled the identification of sector and sub-sector basic in Musi Rawas Regency after the district extension. The aims of this study were: first, identify the sector and sub-sector basic, which could be developed and becoming the trigger of economic growth in Musi Rawas Regency after the district extension. Second, to find out the description of economic activity in Musi Rawas Regency based on the growth criteria and the contribution after the district extension. The third was to find out the pattern and the structure of economic growth in Musi Rawas Regency after the district extension. The approaches used were Location Quotient analysis, Growth Ratio Model Analysis (MRP), Overlay Analysis, Klassen Typology Analysis and Classic Shift-Share Analysis. The data used in this study was secondary data, the data of PDRB of Musi Rawas Regency and PDRB of South Sumatera Province in the period of 1994-2002 based on the constant price of 1993. From the result of the analysis, it was found out that the sector and sub-sector basis in Musi Rawas Regency after the district extension was agricultural sector and sub-sector basis was foodstuff plant sub-sector, plantation plant, pottery and its result, forestry, mining, non-bank financial institution, and general governance. The sector giving biggest contribution and growth in forming PDRB of Musi Rawas Regency after the district extension was agricultural sector. The result of the Klassen Typology Analysis, the developed sub-sector after the district extension was foodstuff plant sub-sector
Kata Kunci : Sektor Unggulan,Identifikasi