GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN DIABETES PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS JETIS YOGYAKARTA
MUSLIKHAH FAJARWATI, Akhmadi, S.Kp.,M.Kes.,Sp.Kom; Sri Mulyani, S.Kep.,Ns.,MNg
2015 | Skripsi | S1 ILMU KEPERAWATANLatar Belakang : Diabetes Melitus (DM) tipe 2 paling banyak terjadi. Pengetahuan diabetes sangat penting untuk mengontrol glukosa darah serta aspek penting dalam pengelolaan DM. Pengetahuan pada penderita DM berpengaruh untuk mengubah perilaku dan dapat mengendalikan kondisi penyakitnya sehingga dapat hidup lebih lama. Tujuan Penelitian : Mengetahui tingkat pengetahuan diabetes pada penderita DM tipe 2 Puskesmas Jetis Yogyakarta. Metode Penelitian : Penelitian deskriptif kuantitatif cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik non probability sampling dengan pendekatan convenience sampling. Penelitian dilakukan pada 65 sampel yang memenuhi kriteria inklusi. Uji beda dengan Kruskal-Wallis dan Mann-Whitney. Hasil Penelitian : Sebagian besar tidak ada perbedaan yang signifikan antara tingkat pengetahuan diabetes secara umum berdasarkan karakteristik responden (p-value > 0,05) kecuali tingkat pendidikan. Tingkat pengetahuan diabetes secara umum masuk dalam kategori cukup baik (65,77%). Hasil pengetahuan diabetes berdasarkan kategori topiknya yang masuk kategori baik yaitu pengetahuan tentang aktivitas fisik (76,9%), perencanaan diet (75,4%), monitor glukosa darah (95,4%) dan komplikasi diabetes (81,54%). Kategori cukup baik yaitu tentang klasifikasi diabetes (56,9%), diagnosa diabetes (64%), pengobatan diabetes (72,3%) serta perawatan kaki (56,5%) dan kategori kurang baik yaitu tentang penyebab diabetes (43,08%) serta tanda dan gejala diabetes (54,6%). Kesimpulan : Berdasarkan karakteristik responden tidak ada perbedaan yang signifikan kecuali pada tingkat pendidikan. Tingkat pengetahuan diabetes secara umum masuk dalam kategori cukup baik. Sedangkan berdasarkan kategori topiknya, pengetahuan diabetes yang masuk dalam kategori baik diantaranya pengetahuan tentang aktivitas fisik, perencanaan diet, monitor glukosa darah serta komplikasi diabetes. Kategori cukup baik yaitu tentang klasifikasi diabetes, diagnosa diabetes, pengobatan diabetes serta perawatan kaki. Sedangkan kategori kurang baik yaitu tentang penyebab dan tanda dan gejala diabetes.
Background: Type 2 Diabetes Mellitus mostly occur. Knowledge on diabetes is very important to control blood glucose and important aspect in DM management. Knowledge the DM patient has affect on behavior change and control the disease to love longer. Objective: To identify level of diabetic knowledge of patient with type 2 diabetes mellitus in Puskesmas Jetis Yogyakarta Method: It was descriptive quantitative cross sectional research. Sample was taken using non probability sampling with convenience sampling approach. The research was conducted on 65 samples meeting inclusion criteria. Differential test was done using Kruskal Wallis and Mann-Whitney. Result: There is no significant difference between general knowledge on diabetes based on respondents characteristic (p-value >0.05) except the education level. Diabetic knowledge level is moderately good (65.77%). Good diabetic knowledge based on categorical topics are physical activity (76.9%), diet planning (75.4%), blood glucose monitoring (95.4%), and diabetic complication (81.54%). Topic with moderately good scores are diabetic classification (56.9%), diabetic diagnosis (64%), diabetic medication (72.3%) and foot care (56.5%). Meanwhile, less good category involve diabetic cause (43.08%) and sign and symptom of diabetes (54.6%). Conclusion: Based on respondent characteristic there is not significant difference except the education level. Diabetic knowledge level is moderately good (65.77%). Good diabetic knowledge based on categorical topics are physical activity, diet planning, blood glucose monitoring, and diabetic complication. Topic with moderately good scores are diabetic classification, diabetic diagnosis, diabetic medication and foot care. Meanwhile, less good category involve diabetic cause and sign and symptom of diabetes.
Kata Kunci : knowledge, patient with Type 2 DM, Puskesmas