Laporkan Masalah

Analisis Pengaruh Perbankan Syariah dan Variabel Makroekonomi terhadap Financial Depth di Bangladesh, Indonesia, Malaysia, Pakistan (2000-2013)

RACHMITA DEWI, Drs. Andreas Budi Purnomo Brodjonegoro, M.A.

2015 | Skripsi | ILMU EKONOMI

Perkembangan perbankan syariah yang menunjukkan kecenderungan jangka panjang yang meningkat sejak awal 1990-an mendorong penulis untuk menganalisis pengaruh perbankan syariah terhadap financial depth. Penelitian ini juga bertujuan untuk menganalisis variabel makroekonomi yang mempengaruhi financial depth. Regresi data panel digunakan dalam penelitian ini dengan sampel empat negara di Asia, yaitu Bangladesh, Indonesia, Malaysia, dan Pakistan pada periode 2000-2013. Kredit bank untuk swasta digunakan sebagai proksi financial depth dan total aset perbankan syariah digunakan sebagai proksi perbankan syariah. Tujuh variabel makroekonomi yang digunakan adalah PDB per kapita, investasi, tabungan, pengeluaran pemerintah, perdagangan internasional, penanaman modal asing, dan inflasi. Dengan menggunakan Fixed Effect Model, diperoleh hasil bahwa perbankan syariah berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap financial depth. Sedangkan variabel makroekonomi yang berpengaruh signifikan terhadap financial depth adalah PDB per kapita, investasi, perdagangan internasional, dan penanaman modal asing. Hasil dari penelitian ini nantinya dapat digunakan sebagai rekomendasi pengambilan kebijakan terkait perbankan syariah, sektor keuangan secara keseluruhan, dan secara tidak langsung dapat dijadikan sebagai alat pembangunan ekonomi.

Since the beginning of 1990, sharia-banking development shows a positive trend which urged the author to study the effects of sharia-banking on financial depth. This study also aimed to analyze in which extent of macroeconomics variables are associated with financial depth. This study used panel data regression by involving four Asian countries; they are Bangladesh, Indonesia, Malaysia and Pakistan from 2000 to 2013. Domestic credits provided by banking sector is used as proxies of financial depth and total asset of sharia banking is used as proxies of sharia banking. Macroeconomics variables used in this study are GDP per capita, investment, savings, government expenditure, international trade, foreign direct investment, and inflation. The findings show that sharia banking positive but not significantly affect financial depth by using fixed effect model. Macroeconomics variables that affect financial depth are GDP per capita, investment, international trade and foreign direct investment. The results exert as a recommendation for policy-making related to sharia banking and financial sector, which can be used as economic development tool.

Kata Kunci : ekonomi Islam, perbankan syariah, makroekonomi, financial depth, data panel, model fixed effect/ Islamic economics, sharia banking, macroeconomics, financial depth, panel data, fixed effect model.

  1. S1-2015-315599-abstract.pdf  
  2. S1-2015-315599-bibliography.pdf  
  3. S1-2015-315599-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2015-315599-title.pdf