Perlindungan Hukum Terhadap Hak Cipta Tari Gaya Yogyakarta Di Sanggar Wiraga Apuletan Yogyakarta
INTAN RAHMAWATI WARDANA, Veri Antoni, S.H., M.Hum
2015 | Skripsi | S1 ILMU HUKUMHak cipta merupakan salah satu cabang dari hak kekayaan intelektual di bidang ilmu pengetahuan, seni dan sastra. Perlindungan terhadap hak cipta tari gaya Yogyakarta diatur di dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014. Perlindungan yang optimal diharapkan dapat semakin meningkatkan semangat kreativitas untuk menciptakan ciptaan maupun penemuan yang berguna bagi kehidupan manusia. Penulisan hukum ini bersifat yuridis empiris, dengan jenis data berupa data kepustakaan berupa buku, jurnal, artikel dan peraturan perundang-undangan dan didukung dengan penelitian lapangan dari hasil wawancara dengan narasumber dan responden. Komponen tari tidak hanya berupa gerak tubuh, tetapi ada busana/kostum, rias dan iring-iringan, tetapi di Undang-Undang Hak Cipta tidak diatur secara tegas dan jelas mengenai pengaturannya. Kurangnya pemahaman masyarakat mengenai pentingnya perlindungan terhadap hak cipta merupakan kendala dalam pelaksanaan perlindungan hak cipta.
Copyrights one branch of intellectual property rights that are the result of human intellectual abilities in the fields of science, art and literature. Copyright protection, especially in Yogyakarta style dance regulated in Indonesia's Copyright Law. Copyright form of moral rights and economic rights. Optimum protection is expected to encourage the spirit to work of creating creations or inventions that are beneficial to human life. This legal research is a juridical-empirical research, by the used of library research that supported by the field research . Library research obtained from documents such book, legal code, journals, article and kind of literature available with inteviews and field observation of such subjects. Components of dance not just gestures, but there is dress, makeup, and the rhythm, but Indonesia's Copyright Law does not does not state explicitly and clearly about the regulation. Lack of understanding of society and indifference regarding the rights of copyright-protected constrain the implementation of copyright protection.
Kata Kunci : Kata kunci: Perlindungan hukum, hak cipta, Tari gaya Yogyakarta / Keywords: Legal protection, copyright, Yogyakarta dance style