Laporkan Masalah

JARINGAN KOMUNIKASI DAN INFORMASI DALAM UPAYA PENINGKATAN HASIL PRODUKSI PERIKANAN MELALUI BLM-PUMP DI KAMPUNG NELAYAN UNTIA KECAMATAN BIRINGKANAYA KOTA MAKASSAR SULAWESI SELATAN

SEVENTRY MELIANA P, Dr. Phil. Hermin Indah Wahyuni ; Subejo, SP,. M.Sc,. Ph.D

2015 | Tesis | S2 Penyuluhan dan Komunikasi Pembangunan

Jaringan Komunikasi dan Informasi dalam Upaya Peningkatan Hasil Produksi Perikanan melalui BLM-PUMP di Kampung Nelayan Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Oleh Seventry M Patiung, Hermin Indah Wahyuni, Subejo. INTISARI Upaya peningkatan hasil produksi melalui program pemberdayaan ditentukan oleh berbagai informasi yang tersedia dilingkungan sekitar nelayan Untia. Hal ini karena infomasi menjadi salah satu hal yang penting untuk membantu nelayan dalam upaya peningkatan hasil produksi. Informasi dapat nelayan peroleh melalui komunikasi dengan berbagai sumber informasi. Keterhubungan antara nelayan dan sumber informasi tidak hanya untuk bekerja sama dan bertukar informasi tetapi juga memanfaatkan jaringan yang ada untuk membantu peningkatan kesejahteraan masyarakat nelayan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kepada siapa anggota kelompok mencari informasi mengenai BLM-PUMP, untuk mengetahui bagaimana penggambaran pola jaringan komunikasi pada kelompok nelayan Untia, dan untuk menganalisis faktor-faktor apa yang membentuk pola jaringan komunikasi dan informasi pada kelompok nelayan Untia. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Adapun informasi yang bersifat angka hanya merupakan pelengkap data penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jaringan komunikasi mampu menghubungkan sumber informasi dan anggota kelompok nelayan Untia melalui orang-orang kunci. Selain itu informasi mengenai program BLM-PUMP dapat tersebar merata keseluruh anggota kelompok nelayan Untia. Penyebaran informasi dilakukan melalui tingkat KUB (Kelompok Usaha Bersama) Nelayan Untia. Jaringan penyebarannya dilakukan oleh peran �peran aktor dalam jaringan komunikasi yaitu Opinion Leader, Bridge, Gate Keeper, dan Liasion Officer. Pola jaringan yang terbentuk memiliki struktur bebas dimana semua anggota kelompok nelayan Untia memiliki akses untuk berkomunikasi dengan semua anggota kelompok lainnya dan dengan key person. Pendidikan tidak menjadi faktor yang mempengaruhi anggota kelompok nelayan Untia dalam mengkases dan menyebarkan informasi. Dan informasi yang disebarkan melalui jaringan informasi yang ada dikelompok nelayan Untia belum mampu mendorong anggota kelompok nelayan Untia untuk lebih meningkatkan hasil produksi mereka.

Communication Network and Information in Effort of The Improvement of Outcome Fisheries Production through BLM-PUMP program in Kampung Nelayan Untia in Untia Village, Biringkanaya Sub-District, Makassar City, South Sulawesi. By Seventry M Patiung, Hermin Indah Wahyuni, Subejo ABSTRACT The effort of outcome improvement through empowerment program has been determined by various informations that available surrounding Untia fisherman. This situation happened because information become important for helping fisherman in effort to improvement the product outcome. Fisherman can get information through communication with various information sources. Relation between fisherman and information sources not only to make cooperation and to exchange information but also for using the network to helping prosperous improvement the fisherman community. The aims of this research were to identify about who says to whom in to search information about BLM-PUMP program, to know how the network pattern in Untia fisherman group, and to analyze the factors that formed by communication network pattern and information in Untia fisherman group. The research method was qualitative. Quantitative data was used for explaining specific data of research. The research results showed that communication network has been capable to connecting information sources and members of Untia fisherman group through key persons. The information about BLM-PUMP program can spread to all members. Dissemination of information has done through KUB levels (Kelompok Usaha Bersama) of Untia Fisherman. Distribution network performed by actor roles in communication networks that is Opinion Leader, Bridge, Gate Keeper, and Liasion Officer. The network pattern that formed has open structured where all of members of Untia fisherman group has access to communicating with all members and with key persons. Interesting phenomenon that education was not the factor that influenced members of Untia fisherman group in access and to spread the information. And then, the information spreaded through information network in Untia fisherman group has not been able to push the members of Untia fisherman group to more improving their product outcome.

Kata Kunci : Jaringan komunikasi, Informasi, Nelayan, program BLM-PUMP, Makassar

  1. S2-2015-340264-abstract.pdf  
  2. S2-2015-340264-bibliography.pdf  
  3. S2-2015-340264-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2015-340264-title.pdf