Laporkan Masalah

Kinerja rumah potong hewan (RPH) di Kota Tangerang :: Studi kasus perbandingan kinerja RPH Pemerintah dan RPH Swasta

WALJIYATI, Drs. Wahib Suyitno, M.Agr

2003 | Tesis | Magister Ekonomika Pembangunan

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur, mengevaluasi, dan membandingkan kinerja rumah potong hewan (RPH) pemerintah dan swasta dari perspektif keuangan, perspektif pelanggan, perspektif proses internal, dan perspektif pengembangan sumber daya manusia. Data yang digunakan adalah data sekunder yang berupa literatur, dokumen dan arsip yang berhubungan dengan variabel yang diteliti. Variabel data meliputi data keuangan, jumlah pegawai yang mengikuti pendidikan/pelatihan, jumlah pemotongan hewan serta jumlah tunggakan retribusi. Data primer adalah data yang berhubungan langsung dengan responden internal maupun eksternal RPH, melalui wawancara dan pengisian kuesioner. Alat analisis yang digunakan adalah dengan pendekatan Balanced Scorecard (BSC) yang ditinjau dari perspektif keuangan, perspektif pelanggan, perspektif proses internal, dan perspektif pengembangan sumber daya manusia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara kuantitatif dari ke 4 (empat) perspektif, RPH pemerintah termasuk kategori baik dengan rata-rata 75,27 persen (< 85 %), sedangkan apabila dilihat dari hasil jawaban responden termasuk kategori sedang dengan nilai rata-rata 69,20 persen (< 70 %). Pada RPH swasta secara kuantitatif dari ke 4 (empat) perspektif termasuk kategori sangat baik dengan rata-rata 120,29 persen (³ 85 %), sedangkan apabila dilihat dari hasil jawaban responden termasuk kategori baik dengan nilai rata-rata 80,55 persen (< 85 %). Dengan demikian secara keseluruhan dari hasil pengukuran kinerja dari ke 4 (empat) perspektif secara kuantitatif maupun kualitatif menunjukkan bahwa RPH swasta lebih baik dibanding RPH pemerintah.

This research was aimed to measure, evaluate and compare between the performance of animal slaughtering house government and private from perspective of financial, perspective of customer, perspective of internal process and perspective of human resource development. Data was used that is secondary data like literature, document and sheafs which relate with variable research. Data variable was embrased finacial data, employ number which followed study training, animal slaughtering number and its income retained. The primary data which is direct relation with internal and eksternal responden of animal slaughtering hause through questionare filling and interview. Analysis tool was used balanced scorecard approach (BSC) which is viewed from perspective of financial, perspective of customer, perspective of internal process and perspective of human resource development. Result of the research point was showed that quantitavely from the four of perspective, animal slaughtering house government including good category with its mean 75,27 percent (< 85 %), while if to see from the answer result of respondent including medium category with its mean 69,20 percent (<70%). To private animal slaughtering house was quantitavely from the four perspective including very good category with its mean 120,29 percent (= 85 %), while if to see from the answer result of respondent including good category with its mean 80,55 percent (< 85 %). There by it all from the performance of measurement result from the four of perspective quantitavely and qualitavely were showed that is private animal slaughtering house the better from government animal slaughtering house.

Kata Kunci : Perusahaan Daerah,Kinerja RPH


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.