PERFORMING RAMAYANA, PRESENTING DIPLOMACY. A STUDY OF THE PARTICIPATION OF RAMAYANA BALLET PRAMBANAN IN THE INTERNATIONAL RAMAYANA FESTIVAL 2015 IN INDIA.
MAFTUHA RIFKA AULIYA, Dewi Cahya Ambarwati, S.IP., M.A.
2015 | Tugas Akhir | D3 BAHASA INGGRIS SVTugas akhir ini bertujuan untuk menganalisa peran seni budaya dalam politiksebagai alat diplomasi bangsa. Selain itu, tugas akhir ini juga menguraikan pelaksanaan diplomasi budaya yang dilakukan oleh PT. Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko dalam Festival Ramayana Internasional 2015 di India. Kemudian, tugas akhir ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pembaca dalam memberikan informasi mengenai pentingnya menjalin hubungan diplomasi antar bangsa. Metode pengumpulan data yang digunakan meliputi, observasi secara langsung, wawancara, dokumentasi kejadian baik secara tertulis maupun menggunakan perekam suara, dan studi kepustakaan. Observasi dilakukan secara langsung dengan melihat beberapa pertunjukan Ramayana Ballet Prambanan di panggung tertutup dan terbuka selama tiga bulan magang pada bulan Februari-April 2015, wawancara dengan pihak-pihak terkait untuk mengetahui informasi lebih akurat mengenai keberangkatan PT. TWC Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko dalam Festival Ramayana Internasional 2015di India. Selain itu, pengumpulan data dilakukan dengan catatan tertulis, rekaman suara, dan foto.Selanjutnya, studi kepustakaan dilakukan untuk melengkapi pembahasan tugas akhir ini. Secara singkat diplomasi budaya yang dilaksanakan oleh PT. TWC Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko pada Festival Internasional Ramayana 2015 di India adalah komunikasi diplomatik untuk menjaga hubungan internasional antara Indonesia dan India.
This graduating paper aims to analyze the role of arts in politic as the implementation of diplomacy. In addition, this graduating paper contains the implementation of cultural diplomacy as set by PT. Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko on International Ramayana Festival 2015 in India. Furthermore, this paper could be useful to the readers in giving the information about the importance of maintaining diplomatic relation between countries. Methods of collecting data are used by direct observation, interview, and documentation by note taking and recording, and then library research. Direct observation is conducted by seeing a number of Ramayana Ballet Prambanan performance both indoor and outdoor during three months internship program on February - April 2015, did interview with some key sources to get deeper information about the participation of PT. TWC Borobudur, Prambanan, and Ratu Boko on International Ramayana Festival 2015in India. Moreover, the data is collected by note taking, recording, and taking photographs. Library study is used to complete the discussion of the topic in this paper. Briefly, cultural diplomacy which is implemented by PT. TWC Borobudur, Prambanan, and Ratu Boko in the International Ramayana Festival 2015 in India is diplomatic communication to maintain international relation between Indonesia and India.
Kata Kunci : PT. TWC Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko, Ramayana Ballet Prambanan, Seni, Diplomasi budaya, PT. TWC Borobudur, Prambanan, and Ratu Boko, Ramayana Ballet Prambanan, Arts, Cultural Diplomacy