Laporkan Masalah

EFEKTIFITAS PROGRAM PEMBERDAYAAN LINGKUNGAN BERBASIS PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA UNTUK MEWUJUDKAN KEMANDIRIAN MASYARAKAT (Studi Tentang Program Kemitraan PT TIV Aqua Klaten dengan LSM Lestari Dalam Program Pemberdayaan Masyarakat di Desa Polan, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah)

SRI TANJUNG SUBROTO , Prof. Dr.-Phil. Janianton Damanik M.Si

2015 | Skripsi | S1 ILMU PEMBANGUNAN SOSIAL DAN KESEJAHTERAAN (SOSIATRI)

Evaluasi terhadap efektivitas program yang dijalankan LSM merupakan salah satu cara untuk menilai keberhasilan program yang dijalankan. Program yang dijalankan didasarkan pada upaya untuk memandirikan masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya. Sasaran evaluasi adalah program prokasih berbasis pengelolaan sampah rumah tangga yang dilakukan oleh LSM Lestari dengan pola kemitraan dengan PT TIV Aqua Klaten. Kegiatan pendampingan yang dilakukan oleh LSM Lestari dilakukan dengan dana penuh dari PT TIV Aqua untuk menjalankan program CSR lingkungan. Dengan pola kemitraan dapat dilihat apakah LSM benar-benar menjalankan program berdasarkan kebutuhan masyarakat atau kepentingan pihak penyandang dana. Keterlibatan masyaarakat dan dampak dari program pendampingan merupakan salah satu gambaran keberhasilan program yang dijalankan. Di samping itu, penelitian ini juga menelisik gambaran keberhasilan program berdasarkan kemampuan LSM menangkap masalah serta memberikan solusi bagi masalah warga masyarakat dalam program prokasih berbasis pengelolaan sampah rumah tangga. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Metode dilakukan secara kualitatif deskriptif untuk mengetahui komponen evaluasi konteks, input, proses, dan output. Di samping itu, metode kualitatif juga digunakan untuk menggali bagaimana LSM menangkap masalah, memberikan tawaran kebutuhan, melaksanakan program serta dampak program dari sisi masyarakat. Penelitian ini menggunakan informan yang berasal dari LSM Lestari, yaitu kepala divisi pendampingan dan pelaksana lapangan, Pemerintah Desa Polan serta masyarakat penerima program. Penelitian ini menemukan bahwa pada tahap evaluasi konteks, LSM melakukan identifikasi masalah pada bidang lingkungan yang sarat akan kepentingan pihak pemberi dana untuk segera menyelesaikan masalah lingkungan dan minim keterlibatan masyarakat. Tahap evaluasi input menunjukkan bahwa LSM secara konsisten memberikan program sesuai identifikasi namun didasarkan pada semua masalah lingkungan. Pada tahap evaluasi proses, LSM mampu memerikan kegiatan yang memberdayakan masyarakat dan mengatasi permasalahan yang ada untuk meminimalisisr kegagalan program. Pada tahap evaluasi produk, program yang dijalankan memiliki dampak yang berbeda bagi semua pemangku kepentingan karena disesuaikan dengan motivasi dan tujuan masyarakat mengikuti program. Dampak lainnya adalah timbulnya konflik manajemen LSM Lestari dengan Pemerintah Desa Polan karena minimnya keterlibatan Pemerintah Desa. Kata Kunci: Efektivitas Program, Program prokasih berbasis pengelolaan sampah rumah tangga, Evaluasi konteks, Evaluasi input, Evaluasi proses, Evaluasi produk.

Evaluation effectiveness of the NGO program is one way to assess the success of the program being run. The program is run based on an attempt to independence of the community in meeting its needs. Evaluation objectives is waste management based prokasih households conducted by the NGO Lestari patterns of partnership with PT TIV Aqua Klaten. Mentoring activities carried out by the NGO Lestari conducted with full funding from PT TIV Aqua environmental CSR programs to run. With the partnership can be seen whether the NGO actually run programs based on the needs of the public or the interests of the party funders. Community involvement and the impact of mentoring programs is one of the success of the program being run. In addition, the study also probe the image of success based on the ability of the NGO's catch problems as well as provide a solution for the problem of citizens in waste management-based household prokasih. This research is a descriptive qualitative research. Qualitative descriptive method is performed to find out the component of the evaluation context, input, process, and output. In addition, qualitative methods are also used to explore how NGO catch the problems, deliver the bid requirements, implementing the program as well as the impact of the program from the community. This research used the informant who comes from NGO Lestari, Division Head mentorship and executing the field, Governments and society recipient Polan Village program. The study found that at this stage of the evaluation context, NGO perform the identification of problems in the field of the environment is loaded will interest party funder to immediately complete the minimal environmental issues and community involvement. Evaluation of input stage shows that NGO consistently provide appropriate identification program but is based on all environmental issues. At this stage of the evaluation process, NGOs are able to describe the activities that empower communities and overcome existing problems for meminimalisisr the failure of the program. At this stage of the evaluation of the product, the programs run has a different impact for all stakeholders because it is tailored to the purpose and motivation of the community following the program. Other impacts is onset conflict management NGO Lestari with the government because of the lack of Polan Village government involvement. Keywords: Effectiveness Program, Prokasih Household Waste Management, Context Evaluation, Input Evaluation, Process Evaluation, Product Evaluation.

Kata Kunci : Kata Kunci: Efektivitas Program, Program prokasih berbasis pengelolaan sampah rumah tangga, Evaluasi konteks, Evaluasi input, Evaluasi proses, Evaluasi produk.

  1. S1-2015-317746-abstract.pdf  
  2. S1-2015-317746-bibliography.pdf  
  3. S1-2015-317746-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2015-317746-title.pdf