Pengembangan analisa regresi berganda sebagai model penilaian tunggal atas tanah kosong dan rumah tinggal di Kota Yogyakarta
SINURAT, Yudith Asido, Dr. Bagus Santoso, M.Soc.Sc
2003 | Tesis | Magister Ekonomika PembangunanPenelitian ini bertujuan untuk menghapuskan penggunaan 2 (dua) buah alat malisis yang berbeda antara tanah dan bangunar, di dalam satu pendekatan untuk menilai sebuah properti dan menemukan sebuah model penilaian tunggal yang tepat didalam menilai tanah kosong dan rumah tinggal di Kota Yogyakarta. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengembangkan MRA sebagai sebuah alternatif c m penilaian yang &pat diandalkan, meningkatkan ukuran sampel dan ketersediaan data pembanding di dalam menilai tanah kosong, serta mencari nilai rata-rata atau koefisien harga jual properti khususnya untuk rumah tinggal dan tanah kosong di Kota Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan data kerat lintang yang diambil secara stratlfed random Sampling. Data sampel sebanyak 280 dari 1.460 populasi transaksi jual beli tan& kosong dan rum& tinggal yang ada pada 14 (empat belas) kecamatan Kota Yogyakarta selama kurun waktu 14 bulan (Januari 2002 dd Februari 2003). Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linear metode kuadrat terkecil biasa (OLS) dengan memperhatikan asumsi-asumsi klasik yang hams dipenuhi yaitu homoscedasticity (variasi nilai error term yang sama) dan tidak ada hubungan yang sempurna di antara sesama variabel bebas (no perfect multicollinearity). Uji kriteria statistik dilakukan untuk mengetahui signifikansi karakteristik-karakteristik properti yang telah ditentukan sebelumnya terhadap harga jual per meter baik secara individual maupun bersama-sama dan kemampuan untuk menjelaskannya. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan bahwa' terdapat heteroskedastisitas (sesuatu ha1 yang wajar untuk data kerat lintang) dan telah disembuhkan, tidak ada multikolinearitas. Uji kriteria statistik menunjukkan bahwa karakteristik-karakteristik properti yang signifikan mempengaruhi harga jual per meter adalah luas tanah dan rumah, usia bangunan, daya listrik, langitlangit rumah, transportasi umum, aspal, kondisi lingkungan, dan kepadatan penduauk pada tingkat signifikasi 5% dengan kemampuan untuk menjelaskan nilai properti sebesar 39,5696 %.
This research aims to eliminate use of two diflerent means between land and building in a approach to assess a property, find out a single proper model of assessment in assessing an empty land and a house in Yogyakarta City. This research aims also to develop MRA as an alternative of reliable assessing method, increasing sample size and availability of compared data in assessing the vacant land, and find out average value or coefficient of sale value for the house and the vacant land inYogyakarta City. The research uses cross section data derived by stratified random sampling. Sample data take 280 of 1460 transactions for the vacant land and the house during 14 month (Janua~y2 002 to February 2003). Analytical means used in the research is linear regression of Ordinary Least Square method (OLS) by considering classical assumptions that have to be qualified, that is homoscedusticity (error value variety of the same term) and there is not any perfect multicollinearity between independent variable. Goodness of fit test execute to know chmcteristic significance of determined property to the sale value per meter either individually or collectively, and capability for explaining it. According to the result of research proves that there is heteroscedasticity (usual something for the cross section data) and has been improved, there are no multicollinearity. Goodness of fit show that property characteristics significantly influencing the sale value are extent of the land and house, public transportation, paved road, environment condition, and population density of 5% significant level with capability to explain the property value of 39.5696 %.
Kata Kunci : Nilai Tanah, Analisis Regresi Bergana