Laporkan Masalah

MODEL KESESUAIAN HABITAT MONYET EKOR PANJANG (Macaca fascicularis) DI SUAKA MARGASATWA PALIYAN DAN SEKITARNYA

RIGHAN BIHARKO, Dr.rer.nat.Sena Adi Subrata. S.Hut., M.Sc.

2015 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Monyet ekor panjang dalam The International Union for the Conservation of Nature and Natural Resources (IUCN) memasukkan monyet ekor panjang dalam kategori Least Concern (LC) dan Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora (CITES) memasukkan monyet ekor panjang dalam appendix II, yang berarti satwa tersebut belum masuk kedalam terancam punah, namun dapat terancam punah apabila perdagangannya tidak dikendalikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik habitat monyet ekor panjang di Suaka Margasatwa Paliyan dan kemudian menyusun model kesesuaian habitatnya. Model kesesuaian habitat tersebut digunakan untuk informasi dalam upaya melestarikan monyet ekor panjang di kawasan tersebut. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Fabruari 2015 s/d Maret 2015. Lokasi penelitian meliputi seluruh kawasan Suaka Margasatwa Paliyan dan sekitarnya yang terletak di Kabupaten Gunungkidul, meliputi Kecamatan Saptosari dan Kecamatan Paliyan. Penelitian ini dimulai dengan melakukan studi literatur kemudian mengumpulkan data sekunder yang selanjutnya digunakan untuk pembuatan peta kesesuaian habitat. Pembuatan peta kesesuaian habitat menggunakan analisis komponen utama (PCA/Principal Component Analysis) yang diolah dengan software ArcGIS 10.1. Peta model kesesuaian habitat ini selanjutnya divalidasi dengan hasil survei di lapangan berupa titik koordinat tanda kehadiran monyet ekor panjang yang kemudian saling ditumpangtindihkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa monyet ekor panjang di kawasan Suaka Margasatwa Paliyan memiliki karakteristik habitat dari 5 variabel yang berupa ketinggian tempat lebih dari 200 mdpl, kelerengan yang bervariasi, jarak dari jalan sejauh 100-300 meter, jarak dari sungai kurang dari 750 meter dan nilai NDVI diatas 0,32 dengan hasil PCA sebesar 79,2%. Hasil validasi model kesesuaian habitat monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) yang didapat dari hasil PCA menunjukkan persen validasi sebesar 55,6% pada kesesuaian habitat tinggi dan 44,4% pada kesesuaian habitat sedang. Dari hasil PCA didapatkan persamaan untuk model kesesuaian di kawasan Suaka Margasatwa Paliyan yaitu: Y = (1,881 JA) + (1,881 Kt) + (1,881 Gg) + (1,125 NDVI) + (0,956 Kl).

The International Union for the Conservation of Nature and Natural Resources (IUCN) listed long-tailed macaque in to the category of Least Concern (LC) and Appendix II of onvention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora (CITES), it means that these animals have not categorized as endangered, but may be threatened with extinction if the trade is not controlled. This study purposes are to determine the characteristics of longtailed monkey habitat at Paliyan Wildlife Sanctuary and develop the habitat suitability models of it. The habitat suitability models may be used as supporting information to conserve the long-tailed macaques in that region. This study was conducted in February to March 2015. The location of the research covers the entire region and surrounding Paliyan Wildlife Sanctuary. The sanctuary is located in the district of Gunungkidul, included Saptosari sub-district and Paliyan sub-district. The study began with a literature study and followed by collecting secondary data for mapping of habitat suitability map. Processed of making the habitat suitability map employed principal component analysis (PCA) which is processed by software ArcGIS 10.1. Map of this habitat suitability models further was validated by survey on the ground. The results show that long-tailed macaques in the region of Paliyan Wildlife Sanctuary has characteristics as follow: altitude more than 200 meters AMSL, varying slope, distance from the road approximate 100-300 meters, distance from the river less than 750 meters and NDVI values more than 0.32. The results of habitat suitability model validation of long-tailed macaque (Macaca fascicularis) from PCA show 55.6% in high suitability and 44.4% in moderate suitability. The results of PCA show the equation for the habitat suitability model in the Paliyan Wildlife Sanctuary is: Y = (1.881 JA) + (1.881 Kt) + (1.881 Gg) + (1.125 NDVI) + (0.956 Kl).

Kata Kunci : monyet ekor panjang, karakteristik habitat, model kesesuaian habitat, analisis komponen utama, Suaka Margasatwa Paliyan