Pemberdayaan Masyarakat Melalui Kelompok Perikanan (Studi pada Kelompok Pembuudidaya Ikan Mina Sejahtera, Dusun Plaosan, Desa Sendangrejo, Kecamatan Minggir, Kabupaten Sleman)
SYAMSUDIN, Dr. S. Djuni Prihatin, M.Si
2015 | Skripsi | S1 ILMU PEMBANGUNAN SOSIAL DAN KESEJAHTERAAN (SOSIATRI)Upaya pembangunan masyarakat telah dilakukan dengan berbagai pendekatan dan metode yang masing-masing memberikan hasil nyata seluruhnya kepada kesejahteraan masyarakat. Bukan hanya sekedar pembangunan fisik semata yang menjadi indikatornya, kualitas sumberdaya manusia juga diperlukan agar kemandirian masyarakat tercapai. Pemberdayaan perlu dilaksanakan untuk memberi peluang kepada masyarakat untuk berperan sebagai objek sekaligus subyek pembangunan. Pemberdayaan mementingkan proses daripada hasil dimana dalam proses pemberdayaan terdapat berbagai macam tahapan yang harus dilalui oleh masyarakat dalam mencapai kesejahteraan dan kemandiriian. Kelompok Pembudiaya Ikan Mina Sejahtera adalah salah satu kelompok masyarakat yang ada di Dusun Plaosan yang bergerak dalam usaha budidaya ikan. Kelompok ini merupakan suatu wadah bagi anggotanya untuk belajar dan berkegiatan secara kolektif guna mencapai tujuan bersama. Dalam upaya peningkatan kesejahteraan, anggota kelompok diajak untuk menggali potensi yang dimiliki dan mengenali apasaja kebutuhan yang diperlukan. Peneliti ingin mengetahui bagaimana proses pemberdayaan yang terjadi di dalam kelompok dalam upaya pengembangan potensi yang dimiliki. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengamati proses pemberdayaan pada Kelompok Pembudidaya Ikan Mina Sejahtera, serta sejauhmana pemberdayaan itu memberikan dampak bagi pengembangan kelompok tersebut. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif yang dirasa mampu menjawab rumusan masalah dari penelitian ini. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, studi pustaka dan dokumentasi. Penelitian ini melibatkan beberapa informan yang mana diperlukan untuk memperoleh data primer. Jumlah informan dalam penelitian ini berjumlah 7 orang. Ditambah dengan pengamatan yang dilakukan oleh peneliti guna mencari kebenaran akan informasi yang diperoleh dari informan. Untuk mengetahui capaian dalam upaya pemberdayaan masyarakat melalui Kelompok Pembudidaya Ikan Mina Sejahtera, peneliti menggunakan beberapa indikator antara lain partisipasi, transparansi, kemandirian masyarakat dan peningkatan ekonomi. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa proses pemberdayaan yang terjadi belum berjalan dengan baik. Partisipasi anggota menunjukan peningkatan, peningkatan kapasitas individu dan kelompok juga terjadi, namun kemandirian belum dapat tercapai. Kelemahan yang terjadi adalah kegiatan yang cenderung monoton dan kurangnya inovasi dari anggota dalam menentukan kegiatan sehingga anggota kelompok merasa jenuh dan motivasi untuk maju menjadi luntur. Peran kelompok sebagai media berkumpul, berinteraksi dan belajar sudah berjalan baik akan tetapi masih sangat diperlukan peran dari luar anggota untuk memberikan motivasi dan pendampingan guna mengembangkan kelompok dalam pencapaian kesejahteraan bagi masing-masing anggota.
Efforts in community development have been carried out with a variety of approaches and methods that each delivers real results to the entire welfare of society. Not only indicated by physical development, the quality of human resources is also necessary in order to achieve self-reliance. Such empowerment need to be implemented to provide opportunities for the society to play a role as an object once the subject of development. The empowerment concerned with the process instead of the results because there are various stages included in the empowerment process that must be passed by the people in achieving independence and prosperity. Mina Sejahtera Fish Farmers group is one of the community groups that exist in the Plaosan hamlet engaged in the cultivation of fish. This group is a forum for its members to learn and doing activities collectively in order to achieve a common goal. In improving the welfare, the group members are stimulated to explore their potential and identify every need required. The researcher wants to know how the process of empowerment is going on within the group in developing their potential. The purpose of this study was to observe the process of empowerment in Mina Sejahtera Fish Farmers Group, as well as its impact towards the development of the community. The researcher used qualitative research methods as it is deemed to be able to answer the problem formulation of this research. The data collection techniques are in the form of observations, interviews, literature studies and documentation. Several informants are involved to obtain primary data. The number of informants in this study amounted to 7 people. In order to meet the accuracy of the obtained information, an observation based on the information is conducted by the researcher himself. In assessing the achievements of the community empowerment through Mina Fish Farmers Group Sejahtera, researchers used several indicators: participation, transparency, independence of the society and economic improvement. The results of the study showed that the process of the empowerment has not gone well yet. The participation of the members and both individual and group capacity were increasing, yet their independence has not been achieved yet. Their activities tend to be monotonous and lack of innovation of the members in determining the activities caused the group members feel saturated and demotivated to move forward. The role of the group as a gathering media to interact and learn has been running well but an outsider�¢ï¿½ï¿½s point of view is still needed to provide motivation and assistance in order to develop the group in achieving prosperity for each member.
Kata Kunci : Kata kunci : pemberdayaan, kelompok perikanan, partisipasi, peningkatan kapasitas, kemandirian