PELANGGARAN HAK ASASI MANUSIA YANG DIAKIBATKAN OLEH FORCE-FEEDING KEPADA HUNGER STRIKERS DI PENJARA GUANTANAMO BAY DILIHAT DARI HUKUM INTERNASIONAL
R. ANDREAN SANGABIE, Endang Purwaningsih, S.H., M.H.
2015 | Skripsi | S1 ILMU HUKUMPenulisan ini bertujuan untuk mengetahui prospek adanya pelanggaran Hak Asasi Manusia atas force-feeding yang dilakukan kepada hunger strikers di Guantanamo Bay dengan menggunakan analisis dari berbagai kriteria bentuk tindakan penyiksaan yang ada pada Hukum Internasional. Penulisan ini merupakan penulisan hukum sehingga data dikumpulkan dengan studi kepustakaan. Pendekatan yang digunakan dalam penulisan ini adalah pendekatan undang-undang dan pendekatan kasus demi kasus. Hasil penulisan ini menyimpulkan bahwa terdapat kemungkinan yang cukup besar bahwa adanya tindakan pelanggaran Hak Asasi Manusia yang terjadi dikarenakan force-feeding, selain itu kemungkinan digunakannya Internasional AdHoc tribunal sebagai sarana penegakan hukum.
This study aims to analyze the possibility of violation of human rights convicting United States of America for the use of force-feeding towards hunger strikers in Guantanamo Bay under the criteria of torture in International Law. This study is a legal study and therefore the method used in this study is literature research and will be analyzed with statutory and case by case approach. The analysis of this study concluded that there is a big possibility for International AdHoc tribunal to exercise jurisdiction over United States of America.
Kata Kunci : Force-feeding, Hunger Strikers, Torture, Guantanamo Bay, International Law, Human Rights, Penyiksaan, Hukum Internasional, Hak Asasi Manusia