Laporkan Masalah

Evaluasi Praktek Konservasi Tanah Cara Teras di DAS Secang Kecamatan Kokap Kabupaten Kulonprogo Daerah Istimewa Yogyakarta

SITI FATIMAH, Dr. Suprapto Dibyosaputro, M.Sc.

2015 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

DAS Secang terletak di Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulonprogo. Bentuklahan didominasi asal proses denudasional dengan erosi yang sangat intensif. Berbagai konservasi dilakukan diantaranya berupa pembuatan teras. Tujuan dari penelitian ini : (1) mendeskripsikan konservasi tanah cara teras di daerah penelitian, dan (2) melakukan evaluasi terhadap praktek penerapan teras di daerah penelitian. Penelitian menggunakan metode survei lapangan. Metode stratified alignment sampling (transek) digunakan dalam menentukan titik penerapan teras. Evaluasi kesesuaian lahan untuk praktek penerapan teras menggunakan metode arithmatic matching berdasarkan syarat teknis pembuatan teras dan hasil pengukuran lapangan. Parameter yang diukur adalah kemiringan lereng, kedalaman tanah, tekstur dan vegetasi dominan. Hasil penelitian menunjukkan penerapan teras terdapat pada semua bentuklahan. Sebagian besar terletak pada bentuklahan denudasional berbatuan terobosan andesit terkikis kuat (D3). Penerapan teras yang dievaluasi berupa teras bangku. Peta kesesuaian lahan menunjukkan 95,56 % lahan bisa dilakukan penerapan teras bangku dengan memperhatikan faktor-faktor pembatas yang ada.

Secang watershed is located in Kokap District, Kulonprogo Regency. The landform is dominated by denudational process with very intensive erosion. Various conservation efforts have been made, including terracing. The aims of this research are: (1) Describing terrace soil conservation in the research area, and (2) evaluating soil terracing in the research area. The research were conducted using field survey method. Stratified alignment sampling method using in determining terrace spot. Soil terracing suitability evaluation using arithmetic matching method based on soil terracing technical requirements and field measurement result. The measured parameters is slope degree, soil depth, texture and dominant vegetation. The result of this research showing that soil terracing were present in all landform. Most lie on denudational landform with rocky andesite breakthrough strongly eroded (D3). The evaluated soil terracing method was bench terrace. The land suitability map showing that 95,56% of the lands support bench terrace method by considering the existing limiting factors.

Kata Kunci : DAS Secang, bentuklahan , konservasi, teras/Secang watershed, landform, conservation, terrace.

  1. S1-2015-288803-abstract.pdf  
  2. S1-2015-288803-bibliography.pdf  
  3. S1-2015-288803-tableofcontent.pdf