KARAKTERISTIK HABITAT KUKANG JAWA (Nycticebus javanicus) DI HUTAN ALAS KEMUNING, BEJEN, TEMANGGUNG
NUHONI PRASETYO, Dr.rer.silv. M. Ali Imron, S.Hut., M.Sc.
2015 | Skripsi | S1 KEHUTANANKarakteristik habitat satwa liar merupakan sumber informasi penting yang dapat digunakan sebagai dasar untuk melakukan pengelolaan habitat yang diharapkan dapat memengaruhi dinamika populasi satwa liar dalam jangka panjang. Salah satu informasi terbaru tentang distribusi kukang Jawa yang merupakan jenis primata nokturnal ini adalah di hutan Alas Kemuning-Kabupaten Temanggung Jawa Tengah. Namun demikian informasi tentang karakteristik habitat spesies ini masih belum ada. Untuk itu, tujuan utama penelitian ini adalah mengetahui karakteristik habitat oleh kukang Jawa di hutan Alas Kemuning, dengan terlebih dahulu ditujukan untuk mengetahui wilayah persebaran kukang Jawa dan mengetahui komponen biotik dan abiotik yang memengaruhi keberadaan kukang Jawa di wilayah tersebut. Penelitian ini dilakukan di hutan Alas Kemuning, desa Kemuning PERUM Perhutani DIVRE Jawa Tengah di KPH Kedu Utara. Data kehadiran kukang Jawa diambil dengan menempatkan available plot yang disusun secara sistematik dengan radius 150 meter dari transek utama berupa jalan. Pengambilan data habitat menggunakan nested sampling untuk pengambilan data faktor biotik dan protocol sampling untuk pengambilan data abiotik dan penutupan tajuk pada setiap available plot. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak semua variabel memengaruhi kehadiran kukang Jawa. Dari tujuh variabel yang diuji hanya satu variabel yang memiliki pengaruh paling besar terhadap kehadiran kukang Jawa. Kehadiran kukang Jawa lebih dipengaruhi oleh persentase penutupan tajuk pada level microsite. Meskipun penutupan tajuk hanya bisa menjelaskan tingkat kehadiran kukang Jawa sebesar 48,3%, namun faktor ini sangat penting karena kukang Jawa di wilayah ini hidup pada habitat yang relatif sudah terganggu oleh adanya penanaman kopi di bawah tajuk.
Habitat characteristic of wildlife is a crucial information for the basis of habitat management which can influence the population dynamics of wildlife in the long-term. Recent findings showed that the distribution of Javan slow loris, a nocturnal primate species, is in Alas Kemuning Forest in Temanggung district of Central Java. However, since there is no related research about Javan slow loris before, information about habitat characteristics is still lacking. The main aim of this research project is to investigate the habitat characteristic of Javan slow loris in Alas Kemuning forest which will be started by attaining information regarding population distribution and investigating biotic and abiotic factors which affect the presence of the Javan slow loris in the study area. This research was conducted in the Alas Kemuning forest, Kemuning village, part of Perum Perhutani, DIVRE Central of Java in KPH Kedu Utara. The presence-absence data of Javan slow loris was collected by placing 27 available plots which systematically arranged in radius of 150 meters from the main road as transect. Habitat data was collected using nested sampling for biotic factors, while sampling protocol was used for data abiotic and canopy cover data in each available plot. The results showed that not all of the biotic-abiotic factors affect the probability of the Javan slow loris presence. Among all seven habitat variables, only one canopy coverage influence the presence of this primate at microsite level. Although the canopy cover only explaining 48.3% of the presence of Javan slow loris, this factor is important because this species is living under high intensity of shade-coffee plantation.
Kata Kunci : primata, hutan produksi, konservasi, spesies terancam punah, habitat manajemen