Laporkan Masalah

ASSOCIATION BETWEEN BIRTH ASPHYXIA AND SPEECH DELAY RELATED TO SENSORINEURAL HEARING LOSS IN CHILDREN: A STUDY IN RSUP DR SARDJITO YOGYAKARTA FROM 2009 TO 2013

NANET FITHIA RIZKIPUTRI, dr. Retno Sutomo, Sp.A(K)., Ph.D; dr. Eggi Arguni,Sp.A., M.Sc., Ph.D

2015 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTER

Latar Belakang: Keterlambatan bicara adalah salah satu masalah perkembangan paling umum di bidang pediatrik. Salah satu penyebab paling umum adalah gangguan pendengaran sensorineural. Asfiksia neonatus memiliki insidensi kejadian yang besar. Asfiksia neonatus dapat menyebabkan gangguan pada koklea yang mengarah ke keterlambatan bicara terkait kehilangan pendengaran sensorineural pada anak-anak. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara asfiksia neonatus dan keterlambatan bicara yang berkaitan dengan gangguan pendengaran sensorineural. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus kontrol. Sejarah asfiksia neonatus ditelusuri secara prospektif dalam kelompok kontrol dan subjek. Analisis subkelompok untuk prematuritas dilakukan untuk kedua kelompok. Penelitian ini dilakukan di Fakultas Kedokteran UGM, Yogyakarta dari 2009 - 2013. Sebanyak data 135 digunakan sebagai sampel penelitian, dibagi menjadi dua kelompok terdiri dari 45 kasus dan 90 kontrol. Penelitian ini dilakukan dalam 2 tahap, pengumpulan data sekunder dari rekam medis dan analisis data. Kekuatan asosiasi dinyatakan dalam nilai p, odds ratio dan Cl 95%. Hasil dan kesimpulan: Tidak ada hubungan antara sejarah asfiksia nonatus dengan keterlambatan bicara terkait dengan gangguan pendengaran sensorineural.

Background: Speech delay is one of the most common developmental concerns in pediatric field. One of the most common causes is sensorineural hearing loss. Birth asphyxia occurs with great incidence in prolonged delivery. Birth asphyxia can cause disturbances in cochlea which leads to speech delay-related sensorineural hearing loss in children. Objective: To find association between birth asphyxia and speech delay related to sensorineural hearing loss. Method: The method used in this research is a case control study. The history of birth asphyxia was traced prospectively in each group. Subgroup analysis of prematurity was done for both groups. This research was conducted at the Medical Faculty of UGM, Yogyakarta from 2009 - 2013. A total of 135 data are used as study samples, divided into two groups consisted of 45 cases and 90 controls. This research was conducted in 2 phases, secondary data collection from medical record and data analysis. Strength of association was expressed in p value, odd ratio and Cl 95%. Result and conclusion: There is no association between history of perinatal asphyxia with speech delay related to sensorineural hearing loss.

Kata Kunci : Asphyxia, sensorineural hearing loss, speech delay, risk factor

  1. S1-2015-324048-abstract.pdf  
  2. S1-2015-324048-bibliography.pdf  
  3. S1-2015-324048-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2015-324048-title.pdf