Laporkan Masalah

Analisis Program Penanggulangan Kemiskinan Terhadap Tingkat Kemiskinan di Kabupaten Indragiri Hilir

ANUGRAH SETIAWAN, Prof. Lincolin Arsyad, Ph.D

2015 | Tesis | S2 Ekonomika Pembangunan

Penelitian ini bertujuan menganalisis program dari berbagai aspek yang mempengaruhi tingkat kemiskinan di Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau. Mengenai kelembagaan/institusi, kegiatan dan pelaksanaan, sumber daya manusia dan pelaksana, pemenuhan kebutuhan masyarakat, pelayanan terhadap masyarakat, sumber daya alam atau pemberdayaan masyarakat, serta pertumbuhan dan pengembangan daerah. Penelitian ini menggunakan metode likert dengan sampel dipilih 100 orang dari kalangan Masyarakat penerima bantuan secara umum dan ditambah dengan observasi. Keberadaan Pemerintah daerah dan masyrakat umum yang tidak menerima bantuan dapat memberikan keterangan terkait penelitian ini. Secara deskriptif pula menjelaskan perkembangan masyarakat melalui persepsi yang telah dirasakan manfaat dan fungsi dari bantuan pemerintah tersebut. Hasil pengujian yang telah dilakukan melalui kuesioner/angket dan wawancara di lapangan variabel yang sangat berpengaruh terhadap tingkat kemiskinan. Dilihat dari aspek tertinggi seperti: ketersediaan sumber daya alam dengan skor 1.202 dengan rata-rata 400,7, aspek kelembagaan atau institusi dengan skor 1.992 dengan rata-rata 398,4, dan aspek pertumbuhan dan pengembangan daerah dengan skor 1.579 dengan rata-rata 344,8. Selanjutnya aspek lain seperti kegiatan dengan skor 1.300 dengan rata-rata 326, aspek pemenuhan kebutuhan dengan skor 1.300 dengan rata-rata 325, aspek SDM dan pelaksana dengan skor 955 dengan rata-rata 318,3, aspek pelayanan degan skor 1.617 dengan rata-rata 323. Masih perlu diperbaiki dari segi ketercapaian kesejahteraan masyarakat miskin khususnya di Kabupaten Indragiri Hilir.

This study aimed to analyze the programs of the various aspects that affect the level of poverty in Riau Province Indragiri Hilir. Regarding institutional/institutions, activities and implementation, human resources and executive, meet the needs of the community, service to the community, natural resources or community development, as well as the growth and development of the area. This research uses Likert method with a sample of 100 people selected from among the beneficiary communities in general and coupled with the observation. The existence of local government and general society who do not receive assistance can provide information related to this study. Descriptive also explain the development of society through the perception that has been perceived benefits and functions of the government assistance. Results of the testing that has been done through a questionnaire and interviews on the field variables that greatly affect the level of poverty. Seen from the highest aspects such as: the availability of natural resources with a score of 1,202 with an average of 400.7, institutional aspects or institution with a score of 1,992 with an average of 398.4, and aspects of growth and development of the region with a score of 1,579 with an average of 344 , 8. Furthermore, other aspects of such activities with a score of 1,300 with an average of 326, aspects of the fulfillment by a score of 1,300 with an average of 325, and executing aspects of human resources with a score of 955 with an average of 318.3, a score of service aspects degan 1617 with an average 323. It remains to be improved in terms of achievement of the welfare of the poor, especially in Indragiri Hilir.

Kata Kunci : Tingkat Kemiskinan, Persepsi Aspek, Headcount Index, SPSS 21, Program Penanggulangan Kemiskinan.

  1. S2-2015-359462-abstract.pdf  
  2. S2-2015-359462-bibliography.pdf  
  3. S2-2015-359462-tableofcontent.pdf