Laporkan Masalah

Simulasi anggaran belanja daerah Kabupaten Sleman, 2002 berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 29 Tahun 2002

ERIC, Raja Jimmy, Drs. Rusdi Akbar, MSc.,Akt

2003 | Tesis | Magister Ekonomika Pembangunan

Penelitian ini berupaya untuk melakukan simulasi anggaran belanja pemerintah daerah berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri No. 29 Tahun 2002, dengan menggunakan data DIKDA, DIIDA dan DITDA dalam APBD Kabupaten Sleman Tahun 2002. Alat perhitungan yang digunakan adalah perhitungan proporsional dalam persentase untuk mengetahui proporsi belanja aparatur daerah dan belanja pelayanan publik. Jumlah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sleman Tahun 2002 sebesar Rp348.292.862.728,13, dengan proporsi belanja aparatur daerah terhadap total APBD sebesar 29,33 persen atau sebesar Rp102.152.495.363,24. Angka tersebut merupakan jumlah belanja yang dialokasikan untuk membiayai kegiatan yang hasil, manfaat, dan dampaknya tidak secara langsung dinikmati oleh masyarakat (publik). Untuk proporsi belanja pelayanan publik terhadap total APBD sebesar 70,67 persen atau sebesar Rp246.140.367.365,89, merupakan belanja yang dialokasikan untuk membiayai kegiatan yang hasil, manfaat, dan dampaknya secara langsung dinikmati oleh masyarakat (publik). Proporsi masing-masing kelompok belanja terhadap total APBD sebagai berikut: (1) Belanja Administrasi Umum 77,20 persen; (2) Belanja Operasi dan Pemeliharaan 12,29 persen; (3) Belanja Modal/pembangunan 6,24 persen; (4) Belanja Bagi Hasil dan Bantuan Keuangan 4,15 persen; dan (5) Belanja Tidak Tersangka 0,11 persen. Hasil penelitian ini diharapkan sebagai masukan bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman dalam menentukan anggaran belanja daerah di masa mendatang.

The objective of this research is to simulate the local spending budget based on the Decree of Minister for Domestic Affairs Number 29 of 2002 using data from DIKDA, DIIDA, and DITDA in the 2002 Local Revenue and Spending Budget (APBD) of Sleman District. The calculating instrument used is a percentage proportional calculation to determine regional apparatuses and public services spending proportion. The quantity of the 2002 Local Revenue and Spending Budget (APBD) of Sleman District is Rp348,292,862,728.13 with the regional apparatuses expenditure-to-total APBD proportion to the extent of 29.33 percent, i.e., Rp102,152,495,363.24. Such amount of expenditure is allocated to finance the activities that are not resulting in direct favorable impact and benefit for the community (public). The public services expenditure-to-total APBD proportion is to the extent of 70.76 percent, i.e., Rp246,140,367,365.89, a spending proportion that is allocated to finance the activities that are resulting in direct benefit, result and impact on community (public) welfare. The proportion of each spending group to total APBD is as follows: (1) General Administration Expenditure 77.20 percent; (2) Operation and Maintenance Expenditure 12.29 percent; (3) Capital/Investment Expenditure 6.24 percent; (4) Profit-Sharing and Financial Aid Expenditure 4.15 percent; and (5) Unpredicted Expenditure 0.11 percent. The results of study will be an input for the Local Government of Sleman District in composing the local spending budget in the future.

Kata Kunci : Anggaran Belanja Daerah,Kep Mendagri No29 Th2002, Local Revenue and Spending Budget

  1. S2-2003-RajaJimmyEric-Abstract.pdf  
  2. S2-2003-RajaJimmyEric-Bibliography.pdf  
  3. S2-2003-RajaJimmyEric-Tableofcontent.pdf  
  4. S2-2003-RajaJimmyEric-Title.pdf