Penerapan Gender Mainstreaming Strategy oleh United Nations Development Fund for Women dalam Peacebuilding Burundi Pasca Perang Saudara Tahun 2006
NADIRA MARIFA, Drs. Samsu Rizal Panggabean, M. Sc
2015 | Skripsi | S1 ILMU HUBUNGAN INTERNASIONALGender mainstreaming strategy, atau strategi pengarusutamaan gender, merupakan strategi yang diinisiasikan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Tujuan dari implementasi strategi ini adalah untuk mencapai kesetaraan gender. Strategi ini dicetuskan dalam Konferensi Wanita Sedunia di Nairobi pada tahun 1985. Setelah berakhirnya perang saudara di Burundi, UNIFEM, badan PBB yang mengurus permasalahan wanita, mengimplementasikan strategi tersebut di Burundi dengan mempromosikan partisipasi wanita dalam segala aspek dengan tujuan untuk mencapai kesetaraan gender
Gender mainstreaming strategy is a strategy to achieve gender equality for both gender. This strategy initiated by United Nations in third World Converence on Women in Nairobi in 1985. It has been approved unanimously by international and local NGOs. United Nations Fund for Women (UNIFEM) which was established in 1976 by United Nations to ensure the participation of women in all level. UNIFEM implemented gender mainstreaming strategy during their mission in Burundi since 1994. After the catastrophe of Burundian civil war, UNIFEM implemented the strategy to achieve gender equality in Burundi by promoting participation of women in all levels.
Kata Kunci : Gender mainstreaming strategy, gender equality, UNIFEM