Laporkan Masalah

HANDGRIP STRENGTH SEBAGAI ALAT ASESMEN GIZI PADA PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI RSUP Dr. SARDJITO YOGYAKARTA

KHOIRUN NISA ALFITRI, Dr. Susetyowati, DCN., M.Kes. ; dr. Bambang Djarwoto, Sp.PD-KGH.

2015 | Skripsi | GIZI KESEHATAN

Latar Belakang: Malnutrisi merupakan salah satu masalah gizi yang sering dialami oleh pasien PGK yang menjalani hemodialisis. Tes kekuatan genggaman tangan (HGS tes) menjadi salah satu metode yang sudah banyak diteliti di luar negeri untuk menilai status gizi pasien hemodialisis. Namun di Indonesia belum ada penelitian untuk mengetahui keberhasilan metode ini dalam menilai status gizi pasien hemodialisis. Tujuan: Mengetahui kemampuan metode HGS sebagai alat asesmen gizi pasien PGK yang menjalani hemodialisis di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan cross-sectional. Jumlah sampel adalah 103 pasien PGK yang menjalani hemodialisis rutin di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling. Semua subjek dinilai status gizinya dengan menggunakan SGA dan HGS serta diukur LLAnya. Kemudian dihitung nilai validitas HGS terhadap gold standard SGA, serta hubungannya dengan LLA. Hasil: HGS memiliki nilai Se 65,7%, Sp 67,6%, MSS 133,3, dan AUC 0,797. Berdasarkan metode HGS terdapat perbedaan proporsi malnutrisi yang bermakna antara kelompok laki-laki dan perempuan (p=0,005); terdapat perbedaan rata-rata nilai HGS yang bermakna antara kelompok laki-laki dan perempuan (p<0,0001) namun tidak ada perbedaan rata-rata ukuran LLA pada kedua kelompok tersebut; serta terdapat hubungan positif yang bermakna antara kekuatan genggam tangan (HGS) dengan ukuran LLA pada pasien hemodialisis (p<0,0001). Kesimpulan: Metode HGS dapat digunakan sebagai alat asesmen gizi untuk pasien PGK yang menjalani hemodialisis. Kelompok laki-laki dan perempuan memiliki perbedaan proporsi malnutrisi yang bermakna berdasarkan metode HGS. Kedua kelompok juga memiliki perbedaan rata-rata nilai HGS yang bermakna namun tidak ada beda rata-rata pada hasil pengukuran LLA kedua kelompok. Semakin besar ukuran LLA pasien maka semakin besar kekuatan genggaman tangannya.

Background: Malnutrition is one of the nutritional problems that are often suffered by CKD patients with hemodialysis. Handgrip strength test (HGS test) became one of the methods that have been widely studied to assess the nutritional status of patients on hemodialysis. In Indonesia there is still no research or study of HGS test method and its ability to assess hemodialysis patient's nutritional status. Objective: Determine the ability of HGS method as a nutritional assessment for patients with CKD who undergoing hemodialysis in Dr. Sardjito hospital, Yogyakarta. Methods: This study was an observational study with a cross-sectional study design. Data were collected from 103 patients with CKD who undergoing routine hemodialysis in Dr. Sardjito hospital. The study population was selected using purposive sampling method. All subject's nutritional status were assessed using SGA and HGS, and has their mid-upper arm circumference (MUAC) measured. The validity value of HGS compared to SGA as a gold standard and its association with MUAC were measured. Results: The value HGS sensitivity, specificity, MSS, and AUC were 65,7%, 67,6%, 133,3, and 0,797 of SGA. Based on HGS method, the difference of malnutrition proportion between men and women was statistically significant (p=0,005); the mean of HGS difference between men and women was also statistically significant (p<0,0001), but there was no difference on mean of MUAC for both groups; and there was a significant positive correlation between HGS and MUAC in hemodialysis patients (p<0,0001). Conclusion: HGS method can be used as a nutritional assessment for patients with CKD who undergoing hemodialysis. Men and women have significant different proportions of malnutrition based on HGS. Both groups also had difference mean of HGS but no difference mean on the measurement of MUAC between two groups. The higher the patient's MUAC measurement result is, the stronger the handgrip strength.

Kata Kunci : Malnutrisi, hemodialisis, HGS, LLA / Malnutrition, hemodialysis, HGS, MUAC

  1. S1-2015-317424-abstract.pdf  
  2. S1-2015-317424-bibliography.pdf  
  3. S1-2015-317424-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2015-317424-title.pdf