Laporkan Masalah

Kelayakan usaha penggemukan sapi di Kecamatan Fatuleu Kabupaten Kupang 2002

MESAH, Diedrik Karel, Drs. A. Budi Purnomo, MA

2003 | Tesis | Magister Ekonomika Pembangunan

Masalah pokok yang dihadapi dalam penelitian ini adalah walaupun usaha penggemukan sapi telah dilaksanakan dalam kurun waktu yang lama, namun belum berhasil memperbaiki tingkat pendapatan peternak pada umumnya. OIeh karena itu tujuan penelitian ini adalah untuk menghitung indeks kelayakan usaha dan menentukan skala usaha yang memberikan keuntungan finansial maksimum. Perhitungan-pehitungan dalam penelitian ini menggunakan analisis finansial berhubung usaha penggemukan sapi merupakan usaha perorangan. Skala usaha yang diteliti adalah skala usaha 1, skala usaha 2, dan skala usaha 3. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh dari para peternak, dan data sekunder dari instansi terkait. Analisis kelayakan usaha menggunakan perhitungan efisiensi yaitu perbandingan antara manfaat dan biaya usaha dikalikan 100%. Jika hasilnya lebih kecil dari 100% berarti tidak efisien, dan lebih besar dari 100% berarti efisien dan layak secara finansial. Hasil analisis menunjukkan bahwa skala usaha 1 tidak efisien, sehingga dinyatakan tidak layak secara finansial, sedangkan skala usaha 2 dan skala usaha 3 dinyatakan efisien sehingga layak secara ekonomis, oleh karena peternak memperoleh manfaat yang lebih besar dari biaya usaha. Dengan demikian maka hasil penelitian ini merekomendasikan agar peternak tidak melakukan usaha penggemukan sapi pada skala usaha 1, melainkan lebih memprioritaskan skala usaha 3. Mengingat potensi ternak yang cukup besar dan dengan ketersediaan Iahan yang cukup memadai, maka untuk pengembangan usaha selanjutnya diharapkan Pemerintah Kabupaten Kupang dapat memfasilitasi para petemak guna memanfaatkan jasa perbankan dalam hubungan dengan kebutuhan modal yang cukup besar untuk skala usaha 3 dan dibarengi dengan melibatkan peternak secara selektif.

A main problem faced in this research is that altough fattening effort has been conducted in long time, it has not successfully improved breeders' income rate in general. Therefore the objective of the research is to calculate a reasonability index of the effort and determine the effort scale giving a maximum financial profit. The calculations uses financial analysis of the cow fattening effort as individual business. The scale observed is 1 effort scale, 2 effort scale, and 3 effort scale. It used primary data derived from breeders, and secondary data derived from related instance. Analysis of the effort reasonability uses calculation of efficiency that is comparison between profit rate and cost rate time 100%. When its result is less than 100%, it means that it is ineffcient, in the other hand, when its result is more than 100%, it means that it is efficient and financially reasonable. The result shows that the 1 effort scale is not efficient, so that it is considered financially unreasonable, meanwhile the 2 and 3 effort scales are considered efficient and economically reasonable because the breeders derive the large profit from the cost of effort. Therefore, the result recommends in order that the breeders should not perform the cow fattening effort at the 1 scale, in order hand, they should be emphasized on the 3 effort scale. Regardng the large enough potency of liiestock and sufficient land that developing a further effort is expected that the government of Kupang Regency could facilitate the breeders to take the advantage of banking service in term of large enough capital need on the 3 effort scale and selectively involving the breeders.

Kata Kunci : Kelayakan Usaha,Penggemukan Sapi


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.