Analisis kinerja dan upaya peningkatan pendapatan asli daerah dalam mewujudkan otonomi daerah :: Studi kasus di Kabupaten Buton
ZAKIR, Drs. Samsubar Saleh, MSoc.Sc
2001 | Tesis | Magister Ekonomika PembangunanPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja dan upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Buton. Data sekunder runtut waktu periode 199511996 - 1999/2000 tentang target, realisasi dan biaya pernungutan Pendapatan Asli Daerah dipakai sebagai indikator kinerja hasil pemungutan Pendapatan Asli Daerah. Kemudian dianalisis tingkat efektivitas dan efisiensinya. Program kerjalkegiatan sebagai indikator proses dalam menganalisis kinerja Dinas Pendapatan Kabupaten Buton sebagai pengelola Pendapatan Asli Daerah dengan alat analisis capaian kegiatan, capaian akhir kegiatan dan capaian akhir kebijaksanaan. Setelah dilakukan analisis didapat bahwa kinerja pemungutan Pendapatan Asli Daerah belum efektif dan efisien. Hasil analisis kinerja Dinas Pendapatan sebagai pengelola dan koordinator pendapatan daerah dengan nilai capaian kebijaksanaan sebesar 95,95 termasuk dalam kategori ‘baik’. Upaya peningkatan Pendapatan Ash Daerah telah dilaksanakan berupa intensifikasi dan ekstensifikasi, namun belum menunjukkan hasil yang nyata karena tidak dilaksanakan secara terencana, terpadu dan berkesinambungan. Untuk meningkatkan efektivitas pemungutan Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Buton perlu diadakan penghitungan potensi, sehingga dalam menetapkan target dapat lebih realistis serta diperlukan adanya pengawasan yang intensif terhadap kegiatan pemungutan maupun penyetorannya untuk meminimalkan kemungkinan adanya kebocoran. Efisiensi dapat ditingkatkan dengan mengurangi biaya-biaya yang tumpang tindih (overlaping). Diperlukan perencanaan strategik dengan menetapkan visi, misi, tujuan dan sasaran untuk dapat meningkatkan kinerja Dinas Pendapatan melalui program kerja yang terarah. Penerimaan Pendapatan Asli Daerah dapat ditingkatkan melalui perencanaan yang terpadu dan berkesinambungan dengan melaksanakan program Rencana Tindakan Peningkatan Pendapatan Daerah (HETIKAT-PATDA) serta dengan meningkatkan fungsi pengendalian dan penyawssan
The aim of this research is to analyze performance and local government real revenue increase effort of Buton regency. Secondary time series data during the period of 1995/1996 -1999/2000 about target and realization and the cost of taking local government real revenue is used as performance indicator of the result of taking local government real revenue. After that its effectiveness and its efficiency are analyzed. Working schedule is used as processed indicator in analyzing the performance of local government revenue office of Buton regency as the manager of local government real revenue with the tools of analysis activity achievement, ended activity achievement and ended decision achievement. After being analyzed it was found that the performance of taking local government real revenue was haven’t effective and efficient yet. The result of performance analyzes of local government revenue ofice was 95,95 it could be categorized good. The effort to increase local government real revenue have been done but the result is still far from good, because of a lack of planning, coordinating and continuity. For increasing the effectiveness of local government real revenue taking in Buton regency, it is a need for Buton regency to count its potency, in order in determining its target will be more an intensive monitoring on the activity of taking local government revenue for minimizing leakage. Efficiency can be increased by reducing overlapping cost. It is needed for Buton regency to make strategic planning by determining its vision, mission and goal for increasing the performance of local government revenue office. Local government real revenue can be increased by continues and coordinated planning by applying Revenue Improvement Action Plan ( RlAP ) and by increasing its control and monitoring function
Kata Kunci : Pendapatan Asli Daerah,Otonomi Daerah