Laporkan Masalah

Potensi dan realisasi penerimaan pajak kendaraan bermotor (PKB) dan bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) di Propinsi Nusa Tenggara Timur

AMALO, Michael, Dr. Catur Sugiyanto, MA

2003 | Tesis | Magister Ekonomika Pembangunan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menghitung potensi dan realisasi penerimaan PKB dan BBNKB menganalis kontribusi PKB dan BBNKB terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), menganalisis tingkat efisiensi dan efektivitas pemungutan PKB dan BBNKB tahun anggaran 199711 998 sampai dengan tahun anggaran 2001. Di samping penelitian ini juga menganalisa kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang dihadapi oleh pemerintah Propinsi Nusa Tenggara Timur khususnya Diaas Pendapatan Daerah Propnsi Nusa Tenggara Timur dalam melaksanakan pemungutan ke dua jenis pajak tersebut. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekundar yang diperoleh dari iaporan periodik yang bersumber dari Biro Keuangan Kantor Gurbenur, Dinas Pendapatan Daerah, Unit Pelaksana Teknis Dinas Pendapatan Daerah, SAMSAT, Dinas Perbu hungan, Kepolisian Daera h Nusa Tenggara Timur. Metode penelitiannya bersifat analisis deskriptif dengan menggunakan alat analisis potensi, kontribusi (Share), efisiensi, efektivitas serta analisis kualitatif SWOT. Dari hasil penelitian diketahui potensi PKB tahun 2001 sebesar Rp. 14.772.237.200 dan potensi BBNKB tahun 2001 sebesar Rp.12.550.190.000 dan kalau ditotal ke dua jenis pajak tersebut adalah sebesar Rp. 27.322.427.200. Potensi ini bila dibandingkan dengan realisasi pe,nerimaan PKB dan BBNKB tahun 2001 sebesar Rp. 21.370.556.574, sehingga untuk tahun anggaran 2001 ada dana yang hilang sebesar Rp.5.951.870.725. Perhitungan tingkat efisiensi pemungutan PKB dan BBNKB selama periode penelitian tahun anggaran 199711998 sampai dengan tahun anggaran 2001 belum menunjukkan angka yang maksimal dengan rata-rata efisiensi sebesar 21 -9% nersen per tahiin. Sedangkan perhitungan tingkat efektivitas pemungutan PKB dan BBNKB selama periode penelitian tahun anggaran 199711 998 sampai dengan tahun anggaran 2001 yang berdasarkan penetapan target dikategorikan efektif karena berkisar antara 80,20 persen sampai dengan 296,92 persen untuk BBNKB dan 89,50- persen sampai dengan 136,04 persen untuk PKB. Namun dinilai kurang efektif apabila menggunakan perbandingan hasil perhitungan besarnya potensi yaitu didapat hasil 78,22 persen. Kalau dihitung antara target penerimaan PKB dan BBNKB tahun 2001 dengan potensi penerimaan PKB dan BBNKB tahun 2001, maka terdapat kenaikan penetapan target sebesar Rp. 11.753.200 atau 176.39 persen. Kontribusi penerimaan PKB dan BBNKB dari tahun anggaran 199711998 sampai dengan tahun anggaran 2001 terhadap PAD adalah rata-rata sebesar 24,4 persen per tahun. Hasil analisis SWOT yang mempertimbangkan faktor internal dan ekstemal diharapkan pemungutan PKB dan BBNKB dapat dilaksanakn

Objective of this research was to analyze and calculate potency and revenue realization of vehicle tax (VT) and fee for conversion of vehicle owhership (FCFO), their contributions to Original Local Income, efficiency and effectiveness rate of VT and ECFO collecting budget year of 199711 998- 2002. In addition, the research also analyzed strength, weakness, opportunity and threat being faced by government of Nusa Tenggam Timur Province, especially local income service in collecting both the taxes. The research use secondary data derived from periodic report of financial bureau of Governor's office, Local Income Service, Technical Operation unit of Local Income Service, SAMSAT, department of communication, Resort Police of Nusa Tenggara Timur. The research used analytic descriptive method by using means of potency, contribution, (share), efficiency, effectiveness and SWOT qualitative analysis. Result of the research was identified that potency of VT of 2001 was Rp.14.772.237.200 and potency of FCFO of 2001 was compared with the realization of VT and FCFO revenue of Rp.21.370.556.547, then there was a lost cash of 5.951.870.725 for budget of 2001. The calculation of efficiency rate of VT and BBNK and during research period of 1997/1998-2001 has not indicated a maximum rate with average efficiency of 21.9 percent per year. Whereas calculation of effectiveness rate of VT and FCFO collection the peri'od research based on target determining was in n effective category because of range of 80.20 percent to 296.92 percent for FCFO, and range of 89.50 percent to 136.04 percent to W. However, it is less effective when using comparison of calculation result for extent of potency that was acquired result of 78.22 percent. When it is counted between VT and FCFO revenue vvith potency uf VT and FCFO revenue with potency of revenue VT and FCFO, then there is increase target determining of Rp. 1 1.753.200.39 percent. Contribution of revenue of VT and FCFO from budget year of 1997/1998-2001 on original local income was average of 24.4 percent per year. According to the result of SWOT analysis considering the internal and external factors is expected that W and FCFO can optimally performed

Kata Kunci : Pajak Kendaraan Bermotor, Potensi dan Realisasi Penerimaan.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.