Anti-Zionist Expressions Reflected in Tengkorak's Boycott Israel and Zionist Exaggration
KEVIN RIELDY, Drs. Eddy Pursubaryanto, M. Hum.
2014 | Skripsi | S1 SASTRA INGGRISSkripsi ini meneliti personaliti seorang musisi lewat karyanya yang berupa dua buah lagu yang berjudul Boycott Israel danZionist Exaggration. Khususnya, skripsi ini meneliti makna dari dua buah lagu dari sebuah band underground dari Jakarta. Dua buah lagu tersebut merupakan karya dari vokalis sebuah band grindcore Tengkorak dari Jakarta yang bernama Mohammad Hariadi Nasution, atau yang lebih familiar sebagai Ombat. Data yang digunakan dalam penelitian ini diambil dari album Tengkorak yang bertajuk Agenda Suram yang dirilis tahun 2007. Analisis dilakukan dengan menginterpretasikan pesan yang terkandung dari tiga buah lagu yang dipilih oleh penulis. Hasil dari analisis menunjukan dari kedua lagu tersebut terkadungekspresi yang bersifat menentang setiap aksi Zionis dan hasil dari analisis adalah kesimpulan untuk menyatakan Tengkorak adalah figur band anti-Zionis.
This research examines personality of a musician through his works in form of two songs entitled Boycott Israel and Zionist Exaggration. Particularly, this research aims to investigate the meanings of two songs of an underground band from Jakarta. Those two songs are creations of Mohammad Hariadi Nasution, or more familiar as Ombat, the vocalist of a grindcore band Tengkorak. The data used in this research were taken from Tengkorak's album entitled Agenda Suram released in 2007. Analysis was conducted by interpreting the messages contained in two songs chosen by the present writer. The results of the research show that those songs are expressions of opposing every act of Zionist and the result is the conclusion to state that Tengkorak is a band with figure of anti-Zionist.
Kata Kunci : grindcore, zionist, underground, Tengkorak