Laporkan Masalah

PERAYAAN TAHUN BARU IMLEK TIONGHOA MUSLIM DI KABUPATEN KARAWANG JAWA BARAT

AYYUN ANNIQO RIZQIANA, Panca Nugraha, B.A, M.TSCOL.

2015 | Tugas Akhir | D3 BAHASA MANDARIN SV

Penelitian ini menjelaskan mengenai masyarakat Tionghoa muslim di Kabupaten Karawang dalam merayakan Tahun Baru Imlek. Pendekatan kualitatif dilakukan dalam penulisan ini dengan cara observasi, wawancara, dan studi pustaka. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa masyarakat Tionghoa muslim dalam merayakan Tahun Baru Imlek tidak melenceng dari kaidah Islam dan menjauhi dari tradisi yang bersifat ritual. Bagi mereka, Tahun Baru Imlek dimaknai sebagai hari untuk bersilaturahmi kepada keluarga, kerabat, dan sahabat serta sebagai ungkapan rasa syukur atas nikmat Tuhan yang telah diberikan selama satu tahun yang telah lalu.

This research describes Chinese moslems in celebrating Chinese New Year (Imlek) in Karawang, West Java. Qualitative approach on data collection was undertaken by participative observation, using in-depth interview, and literature review. The results are chinese moslems in running Chinese New Year does not deviate from the rules of Islam and away from the tradition of religious rituals. For them, Chinese New Year interpreted as a day to stay in touch to the family, relatives, and friends. Chinese New Year also interpreted as an expression of gratitude for the God's gift that has been given during the past year.

Kata Kunci : Tionghoa muslim, imlek, perayaan tahun baru

  1. D3-2015-336191-bibliography.pdf  
  2. D3-2015-336191-tableofcontent.pdf  
  3. D3-2015-336191-title.pdf