Laporkan Masalah

TINJAUAN KEKUATAN BALOK DAN KOLOM BETON BERTULANG PADA PROYEK RITA SUPERMALL DAN SWISS BELHOTEL PURWOKERTO

ARDIAN EKA PRATAMA, Edi Kurniadi, ST., MT.

2015 | Tugas Akhir | D3 TEKNIK SIPIL SV

Bangunan tahan gempa merupakan kebutuhan bagi kita semua. Gempa menyebabkan banyak kerusakan bahkan keruntuhan pada suatu bagunan. Oleh sebab itu suatu bagunan harus di rancang agar mampu menahan beban yang bekerja dengan pengaruh beban gempa. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kapasitas elemen balok dan kolom pada suatu bangunan dan keamanan-nya menahan beban yang bekerja dengan pengaruh beban gempa. Ada 2 pengaruh gempa yang digunakan yaitu dengan analisis dinamik riwayat waktu dengan gempa EL-Centro 1940 dan analisis dinamik respons spektrum. Dari hasil penelitian didapat kuat perlu optimum akibat beban terfaktor dengan gempa metode riwayat waktu (gempa El-Centro 1940) pada balok G6 adalah Mu=556,30 kNm dan Vu=226,7 kN. Nilai teta Mn=705,96 kNm, teta Vn=469,81 kN, maka Mu<teta Mn dan Vu<teta Vn, sehingga balok G6 aman dalam menahan lentur dan geser. Balok G6M dan G6A aman dalam menahan lentur dan geser. Balok CG6 tidak aman menahan lentur tapi aman menahan geser. Untuk kolom K6 nilai Mu=1075,21 kNm, Pu=2002,36 kN, dan Vu=372,64 kN. Nilai interaksi Pu dan Mu tersebut masih didalam diagram kuat rencana kolom K6 dan nilai teta Vn=1151,63 kN, maka Vu<teta Vn, sehingga kolom K6 aman dalam menahan aksial dan lentur serta geser. Kolom K23 dan KG1 aman dalam menahan aksial dan lentur serta geser. Nilai Mu dan Vu akibat beban terfaktor dengan gempa metode riwayat waktu (gempa EL-Centro 1940) nilainya 11,65% dan 13,62% lebih besar dari nilai Mu dan Vu dengan gempa metode respons spektrum.

Earthquake resistant buildings is a necessity for all of us. The earthquake caused a lot of damage and even collapse at a buildings. Therefore, a buildings must be designed to be able to withstand the load that works with the effect of earthquake loads. The purpose of this study aims to determine the capacity of beam and columns elements on a building and its safely withstand the load that works with the effect of earthquake loads. There are two effects of the earthquake were used that with dynamic time history analysis with EL-Centro earthquake in 1940 and the dynamic response spectrum analysis. The result of this study is a optimum strong need result of factored load with time history seismic methods (El-Centro earthquake 1940) on the beam G6 is Mu = 556,30 kNm and Vu = 226,7 kN. theta Mn value = 705,96 kNm, theta Vn = 469,81 kN, then Mu <theta Mn and Vu <theta Vn so that the beam G6 safe in the resist bending and shear. G6M beam and secure in G6A resist bending and shear. G6M and G6A beam safe in the resist bending and shear. CG6 beam, unsafe resist bending but safe resist shear. For column K6 the value is Mu = 1075,21 kNm, Pu = 2002,36 kN, and Vu = 372,64 kN. The value of Pu and Mu interaction is still in the diagram of strong columns plans K6 and value theta Vn = 1151,63 kN, then Vu <theta Vn, so the column K6, safe in restraining axial and bending and shear. K23 and KG1 columns, safe in retaining axial and bending and shear. Mu and Vu value due to the factored load with time history earthquake method (EL-Centro earthquake 1940) value is 11,65% and 13,62% greater than the value of Mu and Vu with the response spectrum earthquake method.

Kata Kunci : Kapasitas Balok dan Kolom, Analisis dinamik

  1. D3-2015-337234-abstract.pdf  
  2. D3-2015-337234-bibliography.pdf  
  3. D3-2015-337234-tableofcontent.pdf  
  4. D3-2015-337234-title.pdf