Dampak program pengembangan wilayah terpadu terhadap pendapatan kelompok masyarakat yang memperoleh bantuan Nusa Tenggara Agricultural Area Development Project (NTAADP) di Kabupaten Kupang :: Studi kasus di Kecamatan Fatuleu Kabupaten Kupang
SIUBELAN, Robinson Yakobis, Drs. Wahib Suyitno, MAgr
2003 | Tesis | Magister Ekonomika PembangunanTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya proporsi pendapatan yang diterima dengan adanya program terhadap pendapatan keluarga dan untuk membandingkan pendapatan petani peternak sebelum dan sesudah adanya program Pengembangan Wilayah Terpadu yang dilaksanakan di Kecamatan Fatuleu Kabupaten Kupang. Data yang digunakan dalam penelitian adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari wawancara dan pengamatan langsung pada petani peternak yang menerima bantuan dari adanya program tersebut. Alat analisis yang digunakan untuk mengetahui tingkat keuntungan petani peternak sebelum dan sesudah adanya program adalah analisis keuntungan. Untuk mengetahui proporsi pendapatan setelah adanya program terhadap pendapatan keluarga digunakan analisis kontribusi untuk mengetahui adanya perbedaan antara pendapatan sebelum dan sesudah adanya program digunakan uji beda dua rata-rata atau t-test. Dari hasil analisis pendapatan didapatkan bahwa pendapatan rata-rata sebelum adanya program PVVT-NTAADP sebesar Rp2.581.200 per tahun dan pendapatan setelah adanya program PWT-NTAADP swebesar Rp4.041.660 per tahun. Pendapatan setelah adanya program memberikan proporsi sebesar 36,02% terhadap pendapatan keluarga. Hasil uji beda dua rata-rata sebelum dan sesudah adanya program dengan tingkat kepercayaan 95% dan derajad bebas 39 menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang nyata antara pendapatan yang dihasilkan oleh petani peternak sebelum dan sesudah adanya program PWT-NTAADP dengan nilai t-hitung (50,7)y ang iebih besar jika dibandingkan dengan t-tabel (1,689) dengan tingkat signifikansi dibawah 0,05 yaitu sebesar 0,OO.
This research has aimed to know proportions of accepted income by program Fixed Region Development-Nusa Tenggara Agriculture Area Development Project (PWT-NTAADP); to compare farmers and breeders’ income both before and after conditions for this program which has been implemented at Fatuleu sub district of Kupang Regency. The used data for this research are primary and secondary data. Primary one is gathered through interviews and direct observations to farmers and breeders who have been speeded by a hand of thus program. Analysis tool, which is used for knowing the benefit degree of farmers and breeders both before and after conditions of thus program , is benefit analysis. To know the income proportion after conditiopn of thus program to family incomes, it is used contribution analysis and to know whether there is difference income between before and after conditions of this project, it used two-average data test or t-test. From this income analysis, it was gained that average income for before condition of PWR-NTAADP program is Rp.2.581.200 annual and for after condition is Rp.4.041.660 annual; the income of after condition for this program gave contribution by 36,02% for family income. The result of t-test of before and after conditions of this project by 95% convident level showed that there is a real difference for both before and after conditions of PWT-NTAADP project by t-test value (-50,7) which is larger than t-table (1,69) with significant level is below 0,05 by 0,OO.
Kata Kunci : Pendapatan Keluarga, Pengembangan Wilayah Terpadu.