Evaluasi pengelolaan retribusi Puskesmas di Kabupaten Kupang tahun 1997-2001
NAISANU, Thimutius, Drs. Wahib Suyitno, MAgr
2003 | Tesis | Magister Ekonomika PembangunanSaIah satu potensi ya'ng dapat mendukung pendapatan asli daerah yaitu retribusi puskesmas yang terdiri dari 24 puskesmas yang tersebar di Kabupaten Kupang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pengelolaan retribusi pelayanan kesehatan di Kabupaten Kupang dan untuk mengetahui seberapa besar kontribusi terhadap Pendapatan AsIi Daerah serta faktor-faktor apa saja yang inempengaruhi efektivitas pengelolaan retribusi pelayanan kesehatan di Kabupaten Kupang selama 5 tahun terakhir (1497-200 1). Hasil peneiirian menunj ukkan bahwa apabila potensi retribusi puskesmas dikelola secara efektif akan sangat inenunjang Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Kupang. Kontribusi pelayanan kesehatan selama tahun 1997 sampai dengan tahun 200 1 sangat kecil sehingga retribusi pelayanan kesehatan belum dapat diandalkan sebagai sumber penerirnaan potensial. HasiI empiris memberikan garnbaran bahwa efektivitas dari had penerimaan pada tahun 1999-2000 hanya mencapai 20% dari target dengan kontribusi untuk PAD hanya mencapai 0,O 1 YO. Karena pemerintah daerah khususnya Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang belum memaksimalkan semua potensi yang dimiliki, sedangkan hasil kontribusi untuk retribusi daerah dari tahun I997 - 2001 sangat berfluktuasi dan tahun 2001 hanya mencapai 1,940/6. Hasil analisis SWOT telah menempatkan posisi Puskesmas pada kuadran I (kuadran pertumbuhanj yang berarti memiliki kekuatan dan peiuang yang lebi h besar. Adapun kelemahan yang beium ditunjukkan kepada hasil analisis rasio yaitu belum efisien dan efektifnya pengelolaan dan peningkatan retri busi pelayanan kesehatan pada Puskesmas menjadi tantangan tersendiri
One of the potencies which support the local original income is the retribution of the local government clinic consist of the 24 clinics spread in Kupang Regency. Objective of the research is to find out effectiveness of Health service retribution management and how large the contribution for the local original income as well as factors influencing effectiveness the retribution management for five years (1 997-200 1 ) in Kupang Regency. The result proves that when the potencies of retnbution from the local government clinics are properly managed, then they can give contribution for the local original income of the Regency. Contribution of health service for 1997 to 2001 is quite low so that the retribution can not be used as a potential income source. The empirical result has represented that effectiveness of income has only reached 20?O of target with contribution for the local income of 0.01YO in 1999- 2000. In this case, the local government has not maximized all of owned potencies. Whereas, the result of contribution for local retribution during 1997 - 2000 extremely fluctuated and in 2001, it was only 1,94%. The result of SWOT analysis has placed position of the clinic on I quadrant (growth quadrant), it means that the position has better capacity and opportunity. However, lack which has not been presented to the result of ratio, is that, the inefficient and effective management, and the retribution service improvement of the health service becomes a separated chatlenge.
Kata Kunci : Retribusi Layanan Kesehatan, Puskesmas, Pengelolaan