Laporkan Masalah

TINJAUAN TERHADAP LARANGAN MONOPOLI KEPEMILIKAN LEMBAGA PENYIARAN SWASTA BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 5 TAHUN 1999 TENTANG LARANGAN PRAKTEK MONOPOLI DAN PERSAINGAN USAHA TIDAK SEHAT DAN UNDANG-UNDANG NOMOR 32 TAHUN 2002 TENTANG PENYIARAN

IHSAN ROBBANI, Hariyanto, S.H., M.Kn.

2015 | Skripsi | S1 ILMU HUKUM

Penelitian ini dimaksudkan untuk memahami mengenai beberapa hal, antara lain terkait dengan implementasi dari ketentuan mengenai larangan monopoli kepemilikan lembaga penyiaran swasta yang berlaku. Selain itu, penelitian ini dimaksudkan untuk menemukan pengaturan yang ideal dan dapat diterapkan mengenai monopoli kepemilikan lembaga penyiaran swasta di Indonesia. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode pendekatan yuridis empiris. Metode pendekatan yuridis digunakan karena sasaran dari penelitian ini adalah hukum yang dalam penelitian ini berupa Undang-undang Nomor 5 Tahun 1999 Tentang Larangan Praktek Monopoli dan juga Undang-undang Nomor 32 Tahun 2002 Tentang Penyiaran. Metode pendekatan hukum empiris digunakan untuk melihat terkait implementasi ataupun penerapan dari aturan hukum itu sendiri di dalam masyarakat. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa, pertama masih lemahnya pengaturan mengenai larangan monopoli kepemilikan lembaga penyiaran swasta. Lemahnya pengaturan ini disebabkan berbagai hal, yaitu pengaturannya yang tidak tegas dan juga lembaga penegakannya yang masih lemah. Kedua, perlunya sebuah penyelarasan antara hukum anti monopoli dalam industri penyiaran yang berbeda, karena industri penyiaran merupakan sebuah indsutri yang memiliki karakteristik khusus.

This study aimed to understand about several things, among others, related to the implementation of the provisions on the prohibition of the monopoly ownership of private broadcasters apply. In addition, this study is intended to find the ideal setting and can be applied on the monopoly ownership of private broadcasters in Indonesia. This research was conducted by using empirical legal research. legal approach method is used because the goal of this research is the study of law in the form of Law No. 5 of 1999 concerning Prohibition of Monopolistic Practices and Law No. 32 Year 2002 on Broadcasting. Empirical legal research methods used to see regarding the implementation or application of the rule of law itself in society. Results from this study indicate that, first weak arrangements regarding the prohibition of monopolistic ownership of private broadcasters. This arrangement weak due to various things, ie setting that is not firm and also enforcement agencies is still weak. Secondly, the need for an alignment of anti-monopoly laws in the broadcasting industry are different, because the broadcasting industry is a industry that have special characteristics.

Kata Kunci : Monopoli, Lembaga Penyiaran Swasta, Penyiaran, Monopoly, Institute for Private Broadcasting, Broadcasting