IMPLEMENTASI STRATEGI PEMASARAN DI MUSEUM NEGERI PROVINSI PAPUA UNTUK MENINGKATKAN JUMLAH PENGUNJUNG
TRI LINAWATI, Elisa Dwi Rohani, S.E., M.Sc.
2015 | Tugas Akhir | D3 KEPARIWISATAAN SVMuseum adalah tempat untuk menyimpan beragam seni dan budaya dari nenek moyang yang harus dilestarikan. Museum sebagai pengelola warisan budaya memiliki ideologi yang sama dengan pariwisata budaya yaitu memberikan informasi dan pelayanan kepada publik tentang fungsi dan makna suatu artefak budaya. Oleh karena itu, museum membutuhkan adanya komunikasi yang baik antara pengelola museum dengan masyarakat yang dapat diwujudkan melalui strategi pemasaran yang tepat. Atas dasar tersebut, penulis ingin mengetahui bagaimana implementasi strategi pemasaran di Museum Negeri Provinsi Papua untuk meningkatkan jumlah pengunjung. Tujuan lain adalah untuk mengetahui permasalahan yang dihadapi oleh pengelola museum serta pemecahan dari permasalahan terkait penerapan strategi pemasaran yang telah dilakukan tersebut. Penulis menggunakan metode pengumpulan data yang terdiri dari studi kepustakaan yaitu teknik pengumpulan data dengan mengadakan studi penelaahan terhadap buku-buku, literature-literatur, catatan dan laporan yang berhubungan; wawancara yaitu percakapan dengan maksud-maksud tertentu, dimana peneliti dan responden berhadapan langsung untuk mendapatkan informasi; serta analisis data yaitu proses penyederhanaan data kedalam bentuk yang lebih mudah dibaca dan dinterpretasikan, data ini terdiri dari data kunjungan wisatawan, data inventarisasi museum, dan data karyawan museum dan tingkat pendidikan. Adapun hasil penelitian dari penulisan Tugas Akhir ini adalah penulis mengetahui strategi pemasaran yang diterapkan oleh Museum Negeri Provinsi Papua yaitu promosi melalui media cetak (brosur dan katalog koleksi), pameran nasiona lnusantara, pameran keliling, museum ke sekolah, revitalisasi museum, promosi melalui media elektronik (televisi), promosi dari mulut ke mulut, kerjasama dengan tour & travel, dan seminar. Dalam pembahasan juga dijelaskan permasalahan yang dihadapi oleh museum. Diantaranya adalah masalah dana, permasalahanSDM, masalahkelembagaan, strategipemasaran yang pasif, masalah keamanan dan keterbatasan sosialisasi museum. Maka solusi yang dapat diberikan adalah perbaikan SDM pengelola museum dengan cara memberikan pelatihan secara berkelanjutan sehingga pengelolaan museum lebih maksimal sehingga dapat meningkatkan jumlah pengunjung serta lebih gencar melakukan promosi atau sosialisasi kepada masyarakat. Kata Kunci : Strategi pemasaran, permasalahan dan solusi.
Museum is a place to save a variety of art and culture of the ancestors that must be preserved. Museum as a manager of cultural heritage have the same ideology with the cultural tourism that provide information and services to the public about the function and meaning of a cultural artifact. Therefore, the museum requires good communication between the managers of the museum to the public that can be realized through appropriate marketing strategies. On this basis, the authors wanted to know how the implementation of the marketing strategy at the Museum NegeriProvinsi Papua to increase the number of visitors. Another goal is to find out the problems faced by the manager of the museum and solving of problems related to the implementation of a marketing strategy that has been done. The author uses the method of data collection consists of literature study, namely data collection techniques to review of the study of books, literature-literature, records and reports related; interviews are conversations with certain purposes, where researchers and respondents face to face to get information; and data analysis is the process of simplification of data into a form that be easier to read and interpreted, this data consists of the data of tourist visits, museum inventory data, employee data, and education degree. The research results of this final project is the writer knows the marketing strategies adopted by the Museum NegeriProvinsi Papua, these are promotion through print media (brochure and catalog the collection), the national exhibition of the archipelago, roving exhibitions, museums go to schools, museums revitalization, promotion via electronic media (television), word of mouth promotion, cooperation with tour & travel, and seminars. In this discussion also described the problems faced by the museum. Among them the issue of funding are human resources issues, institutional issues, passive of strategies marketing implementation, security issues and limited socialization of museum.Then the solution can be given is the improvement of human resources manager of the museum by providing trainingongoing basis so that the management of the museum more leverage, increase the number of visitors and more vigorous promotion or socialization to the public. Keywords: marketing strategy, the problems and solutions.
Kata Kunci : Kata Kunci : Strategi pemasaran, permasalahan dan solusi.