PROSPEK PENEGAKAN HUKUM PENGGUNAAN STARVATION AS A METHOD OF WARFARE DALAM KONFLIK BERSENJATA ISRAEL-PALESTINA MELALUI MAHKAMAH PIDANA INTERNASIONAL
NABILA VIRGIZIA, Agustina Merdekawati, S.H., LL.M.
2015 | Skripsi | S1 ILMU HUKUMPenulisan ini bertujuan untuk mengetahui prospek penegakan hukum penggunaan starvation as a method of warfare yang dilakukan oleh Israel terhadap penduduk Palestina melalui Mahkamah Pidana Internasional dengan menggunakan analisis dari berbagai kriteria yang disyaratkan dalam Pasal 53(1) Statuta Roma. Penulisan ini merupakan penulisan hukum sehingga data dikumpulkan dengan studi kepustakaan. Data yang ada akan dianalisis menggunakan pendekatan undang-undang dan pendekatan kasus demi kasus. Hasil penulisan ini menyimpulkan bahwa terdapat kemungkinan yang cukup besar bagi Mahkamah Pidana Internasional untuk mengadili tindakan-tindakan Israel atas penggunaan starvation as a method of warfare dalam Operation Protective Edge dikarenakan tindakan Israel memenuhi kritria yang disyaratkan oleh Statuta Roma.
This study aims to analyze the possibility of International Criminal Court convicting Israeli official for the use of starvation as a method of warfare towards Palestinian civilians using the criteria stated under Article 53(1) of the Rome Statute. This study is a legal study and therefore the method used in this study is litelature research. The data will be analyzed with statutory and case by case approach. The analysis of this study concluded that there is a big possibility for International Criminal Court to exercise jurisdiction over Israeli officials for the use of starvation as a method of warfare during Operation Protective Edge, because Israel acts fulfilled the criteria stated under the Rome Statute
Kata Kunci : starvation as a method of warfare, International Criminal Court, Rome Statute, Israel