Laporkan Masalah

Prosodic Morphological Analysis on Blends Used as Brand of Snacks and Beverages

RATNA SETYOWATI, Dra. Ni Gusti Ayu Roselani, M.A.

2015 | Skripsi | S1 SASTRA INGGRIS

Skripsi ini fokus pada perpaduan kata yang digunakan sebagai merek makanan dan minuman ringan yang ditemukan di beberapa toko besar di Yogyakarta. Secara khusus, skripsi ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengelompokkan perpaduan kata ke dalam empat formasi stuktural dengan menggunakan pendekatan prosodic morphology. Komponen - komponen suku kata dari masing – masing kata sumber dan banyak suku kata dari perpaduan kata juga menjadi bahan yang dianalisis dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perpaduan antara masing-masing bagian depan kata adalah formasi struktural dari perpaduan kata yang sering digunakan pada data yang ditemukan (9 perpaduan kata). Struktur ini kemudian dilanjutkan oleh perpaduan antara bagian awal dan akhir dari kata sumber (7 perpaduan kata), perpaduan dua kata yang mempunyai rangkaian bunyi bersama (6 perpaduan kata), dan diakhiri oleh perpaduan dua kata yang mempunyai bunyi berlipat ganda (3 perpaduan kata). Formasi struktural yang paling relevan dengan ukuran perpaduan kata yang berdasarkan pada banyaknya jumlah suku kata pada kata sumber kedua adalah formasi AD (83.33%). Hal ini menunjukkan bahwa struktur dari perpaduan kata tanpa adanya tumpang tindih pada kata sumber lebih relevan terhadap ukuran perpaduan kata daripada struktur perpaduan kata yang bertumpang tindih.

This graduating paper focuses on the blends used in the brands of snacks and beverages which are found in supermarkets around Yogyakarta. More specifically, it attempts to identify and classify blend into four structural formations using prosodic morphology approach. The syllabic constituents of each source word and the number of syllables of the blends are also analyzed in this research. The findings of this research show that coining each beginning of two words is the structural formations of blends mostly used in the data collected (9 blends). It is followed by coining beginning and ending elements of word (7 blends), coining two words that have common sequence sounds (6 blends), and ended by coining two words that have multiple sounds (3 blends). The structural formations that are mostly relevant to the size of blends based on the number of syllables of the second source words is AD formation (83.33%). It shows that the structures of blends without overlapping on the source words are more relevant to the theory of size of the blends than the structures of blends with overlapping.

Kata Kunci : blends, prosodic morphological approach, structural formations, syllabic constituents, size of blends.

  1. S1-2015-311692-abstract.pdf  
  2. S1-2015-311692-bibliography.pdf  
  3. S1-2015-311692-title.pdf