Analisis kemampuan keuangan daerah dalam melakukan pinjaman daerah di Propinsi Kalimantan Timur
SIDIK, Drs. Ch. Suparmi, SU
2003 | Tesis | Magister Ekonomika PembangunanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan keuangan daerah Propinsi Kalimantan Timur dalam melakukan pinjaman. Kemampuan keuangan tersebut diteliti dengan mengukur tingkat kelayakan pinjaman daerah dan batas maksimum pinjaman sesuai dengan Undang-undang Nomor 25 Tahun 1999 dan Peraturan Pemerintah Nomor 107 Tahun 2000 yang disyaratkan dengan perhitungan Debt Service Coverage Ratio (DSCR) dan Batas Maksimum Pinjaman (BMP). Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder runtut waktu (Time Series) berupa data realisasi penerimaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Propinsi Kalimantan Timur dari tahun 1994/1995 - 2001yang terdiri dari Penda,?atan Asli Daerah (PAD), Bagi Hasil Pajak dan Bukan Pajak (BHPBP), Sumbangan dan Bantuan (DAU) dan data pengeluaran Daerah yang terdiri dari Pengeluaran Rutin dan Pengeluaran Pembangunan. Alat analisis yang digunakan untuk mengetahui Kemampuan Keuangan Daerah dalam melakukan Pinjaman digunakan Perhitungan Debt Service Coverage Ratio (DSCR) dan Batas Maksimum Pinjaman (BMP) serta alat analisis lain untuk menghitung kontribusi dan perkembangan dari masingmasing variabel serta perhitungan estimasi trend dengan model Least Square. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa kemampuan keuangan Propinsi Kalimantan Timur dari tahun 1994/1995-2001, mampu untuk melakukan pinjaman daerah. Ha1 ini tercermin dari adanya dana net0 yang dapat disisihkan setiap tahunnya, yang berarti daerah mampu menyediakan besarnya angsuran pinjaman yang dilakukan. Besarnya Debt Service Coverage Ratio (DSCR) Propinsi Kalimantan Timur dari tahun 1994/1995- 2001 dengan rata-rata sebesar RplO5.707.480.506,69, besarnya Batas maksimum pinjnan dengan rata sebesar Rp436.628.067.421,25 dan untuk tahun 2003 dan 2004 besarnya Debt Service Coverage Ratio (DSCR) Propinsi Kalimantan Timur dengan rata-rata sebesar Rp323.479.303.223,09, besarnya batas maksimum pinjaman dengan rata sebesar Rpl.237.034.804.293,66
The purpose of this study is to know the local finance ability in the East Kalimantan Province in making the loan. The finance ability is observed by measuring the level of proper in local loan and maximum limit of loan according to Laws Number 25 Year 1999 and Goverment Regulation Number 107 Year 2000 which is requisited by accounting of Debt Service Coverage Ratio (DCSR) and Maximum Limit of Loan. The used data in this study are the secondary data of time series in the form of the realization data in receiving of the Budget of Local Expenditure and Income in the East Kalimantan Province from year 1994/1995 to 2001 which consist of Local Original Income, Distribution of tax and non-tax, Fund and Contribution; and Local Expending data which consists of Routine Expending and Development Expending. The analysis equipment which is used to know the Local Finance Ability in making Loan uses the accounting of Debt Service Coverage Ratio (DSCR) and Maximum Limit of Loan and the other analysis equipment to account the contribution and development for each variable and the accounting of trend estimation by using Least Square Model. The study result shows that the finance ability in East, Kalimantan Province from year 199411 995 to 2001, can be able to make the local loan. It reflects from the existing of net fund which can be saved every year, it means that the local can provide the amount of tban instalment, which is made. The amount of Debt Service Coverage Ratio (DSCR) in East Kalimantan from year 1994/1995 to 2001 by average Rpl05.707.480.506,69, the amount of maximum limit of loan by average Rp436.628.067.421,25 and for year 2003 and 2004 the amount of Debt Service Coverage Ratio (DSCR) in East Kalimantan Province by average Rp323.479.303.223,09 the amount of maximum limit of loan by average Rp l.237.034.804.293,66.
Kata Kunci : Keuangan Daerah,Pinjaman Daerah