Laporkan Masalah

Peranan lembaga lokal formal terhadap pelaksanaan program pengembangan Kecamatan :: Studi di tiga desa di Kecamatan Amarasi Kabupaten Kupang

PONO, Oktavianus Radja, Dr. Catur Sugianto, MA

2003 | Tesis | Magister Ekonomika Pembangunan

Penelitian ini dilakukan di tiga desa di Kecamatan Amarasi Kabupaten Kupang. Penelitian bertujuan mengumpulkan dan menganalisis data dan informasi tentang peranan lembaga lokal formal serta mengkaji sejauhmana peranan lembaga tersebut dalam menentukan keberhasilan program pengembangan kecamatan di Kecamatan Amarasi Kabupaten Kupang. Subyek penelitian berjumlah 35 orang pengurus lembaga lokal formal yaitu 5 orang anggota LKMD, 6 orang anggota PKK, dati 24 orang anggota Pokmas. Untuk mengukur peranan lembaga lokal formal digunakan 4 variabel. Variabel dimaksud adalah variabel keterlibatan lembaga lokal formal dalam mem berikan sumbangan pikiran dan gagasan, variabel keterli batan dalam pelaksanaan program, variabel keterlibatan dalam pemanfaatan dan pengembangan usaha, variabel keterli batan dalam melakukan pengawasan dan evaluasi. Pelaksanaan program pengembangan kecamatan diukur dari variabel tingkat keberhasilan program tersebut. Pengumpulan data menggunakan metode kuisioner dengan pola pertanyaan tertutup. Metode statistik yang digunakan untuk menganalisis hubungan variabel-variabel keterlibatan lembaga lokal formal dengan tingkat keberhasilan program digunakan analisis korelasi rank Spearman dan regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang kuat dan signifikan antara : 1. keterlibatan lembaga lokal formal dalam memberikan sumbangan pikiran dan gagasan dengan tingkat keberhasilan program PPK, dengan nilai korelasi sebesar 0.81 16; 2. keterlibatan lembaga lokal formal dalam pelaksanaan program dengan tingkat keberhasilan program dengan nilai korelasi sebesar 0,6648; 3. keterlibatan kenlbaga lokal formal dalam pemanfaatan dan pengembangan usaha dengan tingkat keberhasilan program PPK dengan nilai korelasi sebesar 0,7392; 4. keterlibatan lembaga lokal formal dalam melakukan pengawasan dan evaluasi dengan tingkat keberhasilan program dengan nilai korelasi se besar 0 , 6958; 5. uji regresi antara hubungan keempat variabel keterlibatan diatas denganh tingkat keberhasilan program PPK menunjukkan nilai korelasi sebesar 0,8750. Dengan demikian maka, perlu dilakukan pembenahan kelembagaan yang dapat berdampak positif terhdap peningkatan partisipasi dalam programprogram pembangunan di desa.

This research was conducted in three villages in Kecamatan Amarasi of Kabupaten Kupang, aiming at collecting and analyzing data and information about the role of local formal institution. It also studies to what extent such program in ensuring the successfulness of regional development program in Kecamatan Amarasi of Kabupaten Kupang. The subjects of this research were the board of local formal institution, consisting of 5 persons from LKMD (Rural Community Defense), 6 persons from PKK (Family Wealth Program), and 24 persons from Pokmas (community group). There were 4 variables in rneasuring the role of local formal institution: variable of its involvement in contributing their thoughts and ideas, variable of its involvement in implementation of the programs, variable of its involvement in the development of enterprises, and variable of its involvement in supervision and evaluation The implementation of the kecamafan development program was measured from the variable of the degree of the successfulness of such program. Questionnaire with close question pattern was used to collect data. Statistic methods of rank Spearman correlation analysis and the regression were used to analyze the relationship between the local formal institution involvement variables and the successfulness levels of the program. The result shows that there is a strong and significant correlation between : 1. The involvement of local formal institution in giving their thoughts and ideas with the successfulness of PPK program, with correlation value of 0,8116. 2. The involvement of local formal institution in implementation of the programs with the level of successfulness of the przgrams, with correlation value of 0,6648. 3. The involvement of local formal institution in the development of enterprises with the successfulness of PPK program, with correlation value of 0,7392. 4. Variable of local formal institution involvement in supervision and evaluation with the level of program successfulness, with correlation value of 0,8750. 5. Regression test applied to the relationship of the four variables with the successfulness of the programs shows a correlation value of 0,8750. Thus, there is a need of improvement in the rural institution, which might give positive impact on the increased participation in rural development programs.

Kata Kunci : Program Pengembangan Kecamatan,Peran Lembaga Lokal


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.