Terbentuknya Jaringan Sosial dan Politik Alkhairat di Palu 1930 - 1980-an
ANDRIANSYAH, Dr. Nur Aini Setiawati, M.Hum.
2015 | Tesis | S2 Ilmu SejarahStudi ini membahas terbentuknyajaringan sosial dan politik organisasi sosial keagamaan Alkhairat di Palu tahun 1930 hingga 1980-an. Terbentuknya organisasi ini berawal dari sebuah madrasah dengan nama Madrasah Alkhairat Al-Islamiyah yang didirikan oleh Sayyid Idrus bin Salim Aljufri, seorang Ulama asal Hadramaut, pada tahun 1930 di Palu. Pembentukan madrasah ini sendiri merupakan respon komunitas Arab di Lembah Palu terhadap kristenisasi yang dilakukan oleh para misionaris kristen Belanda di bawah naungan Leger Dois Heist(Bala Keselamatan)terhadap masyarakat Palu dan sekitarnya, sehingga menimbulkan suatu interaksi sosial yang intensif dan menghubungkan Sayyid Idrus dengan tokoh-tokoh masyarakat, tokoh-tokoh politik, dan penguasa lokal Palu. Penelitian ini menggunakan metode sejarah yang dimulai dengan tahapan pengumpulansumber yang terbagi dalam dua bentuk, yakni sumber tertulis dan sumber lisan. Sumber tertulis diperoleh dari instansi, baik yang ada di Palu, Jakarta maupun Yogyakarta.Sumber lisan diperoleh melalui wawancara terhadap orang-orang yang terlibat dalam jaringan Alkhairat. Selanjutnya, penulis melakukan verifikasi sumber yang dijadikan data dalam penulisan. Setelah data-data tersebut terkumpul, penulis kemudian mengolah dan menuangkannya dalam bentuk tulisan. Tesis ini menyimpulkan bahwa keberhasilan Alkhairat dalam mempertahankan eksistensinya di Palu baik sebagai lembaga pendidikan Islam maupun sebagai organisasi sosial keagamaan disebabkan oleh jaringan sosial yang berhasil dibangun dan dimanfaatkan oleh para pemimpin organisasi ini. Terbentuknya jaringan sosial Alkhairat yang begitu besar di Palu membuat organisasi ini mempunyai nilai tawar untuk turut membentuk jaringan politiknya.
This study discusses the formation of social networks and social organizations religious political Alkhairat in Palu in 1930 until the 1980s. The formation of this organization originated from a madrassa by name Madrasah Al-Islamiyah Alkhairat founded by Sayyid Idrus bin Salim Aljufri, a cleric Hadramaut origin, in 1930 in Palu. Madrasah establishment itself is a response of the Arab community in Palu valley towards Christianization carried out by Christian missionaries in the Netherlands under the auspices of Leger Dois Heist (Salvation Army) to Palu and surrounding communities, giving rise to an intensive social interaction and connects Sayyid Idrus with community leaders, political leaders, and local authorities of Palu. This study uses historical methode, began with the collection of sources both asweel as oral sources. Written sources are obtained from the agency, either in Palu, Jakarta and Yogyakarta. Oral sources are obtained through interviews with people involved in the network Alkhairat. Furthermore, the authors conducted a verification of the data sources used in the writing. Once the data are collected, the authors then process and put it in writing. This study concludes that the success of Alkhairat in maintaining its presence in Palu both as Islamic educational institutions as well as socio-religious organization caused by the strong social network that had been successfully built and used by the leaders of this organization. Alkhairat formation of social networks that are so large in Palu had allow this organization in helping to shape the bargaining power for their political network.
Kata Kunci : Terbentuknya, Jaringan Sosial dan Politik, Organisasi Sosial Keagamaan