Laporkan Masalah

Kinerja pemungutan pajak bumi dan bangunan sektor pedesaan dan sektor perkotaan di Kabupaten Kupang tahun 1997-2002

RADE, Fredrik Hendrik, Drs. M. Adnan Hadjam, MA

2003 | Tesis | Magister Ekonomika Pembangunan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan sektor pedesaan dan sektor perkotaan di Kabupaten Kupang. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data p6mer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari wawancara dengan nara sumber yang terkait sedangkan data sekunder berupa data runtut waktu periode Tahun Anggaran 1997/1998 sampai dengan 2001. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis pertumbuhan, analisis efektivitas dan analisis SWOT. Setelah dilakukan penelitian, angka pertumbuhannya selama lima tahun terakhir rata-rata pertumbuhannya 16,6%. Efektivitas penerimaan selama lima tahun terakhir rata-rata mencapai 52,62%. Melalui analisis SWOT, variabel kekuatan 240, variabel kelernahan 160, variabel peluang 275, variabel tantangan 175, sehingga nilai ordinatnya 80, 120 berada di Blok 6 yang berarti bahwa secara keseluruhan penerimaan lebih kecil dari potensi yang ada sehingga upaya peningkatan pemungutan PBB sektor pedesaan dan sektor perkotaan di Kabupaten Kupang harus didasarkan pada strategi pertumbuhan yang stabil.

This research objective was to analyze performances of property tax collecting on Rural sector and Urban sector in Kupang Regency. The data used in this research were primary and secondary data. The primary data were derived by interviewing the related sources, whereas the secondary data were time series for the period of 1997/1998 until 200 1. The analysis methods applied in this research were growth analysis, effectiveness analysis, and SWOT analysis. As soon after the research being implemented, rate of growth for the tast 5 years, the average growth was 16,6%. Input effectiveness level for the tast 5 years reached 52,62%. Using the SWOT anatysis, strength variable indicated 240 points, weakness was 160 points, opportunity was 275 points, threat was 175 points, meanwhite ordinate vatues were 80, 120 at 6 blocks. It Means that in general, the revenue was lower than the potency, so that the increase effort of the property tax collecting in Kupang Regency should be based on the stabte growth strategy.

Kata Kunci : Pajak Bumi dan Bangunan,Kinerja Pemungutan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.